Tautan-tautan Akses

Polisi Kazakhstan Tahan 200 Demonstran Anti-Pemerintah


Unjuk rasa anti-pemerintah yang digelar dua kelompok oposisi di Almaty, Kazakhstan, Sabtu, 22 Februari 2020. (Foto: RFE)

Polisi di Kazakhstan menahan sekitar 200 demonstran anti-pemerintah dari dua kelompok oposisi, Sabtu (22/2).

Polisi menahan sekitar 30 aktivis dari Partai Demokratis yang tak terdaftar di Almaty pada Sabtu pagi (22/2) ketika mereka berupaya menggelar unjuk rasa.

Para saksi mata mengatakan polisi juga menahan sekitar 70 orang yang menuju ke lapangan kota, dimana protes dimulai.

Polisi kemudian menahan banyak orang lainnya, yang tiba untuk mengikuti aksi lain yang diserukan oleh gerakan Pilihan Demokratis Kazakhstan yang dilarang keberadaannya.

Kelompok-kelompok lokal dan internasional sejak dulu telah mengkritisi pihak berwenang Kazakhstan atas undang-undang ketat yang mengatur unjuk rasa.

Presiden Kazakhstan Kassym-Jomart Tokayev berjanji untuk mereformasi UU yang mengatur kebebasan berkumpul tidak lama setelah menjabat tahun lalu. Namun, sejauh ini para pengamat mengatakan tidak ada tanda-tanda perubahan dan aksi pembangkangan dihancurkan secara sistematis. [vm/ft]

XS
SM
MD
LG