Tautan-tautan Akses

Polisi Hong Kong Tuding Demonstran Galang Aksi Anak-anak di Bawah Umur


Polisi anti huru-hara berpatroli di luar pertokoan Causeway Bay, Hong Kong, 26 Desember 2019. (Foto: dok).

Polisi Hong Kong, Senin (30/12), menuding sejumlah aktivis gerakan pro-demokrasi mendorong anak-anak di bawah umur untuk melakukan kejahatan.

Tudingan itu muncul dua hari sebelum pawai demonstrasi digelar pada hari pertama Tahun Baru yang diperkirakan akan diikuti puluhan ribu orang.

Juru bicara Kepala Polisi Hong Kong, Kwok Ka-chuen, mengatakan kepada para wartawan, pihaknya bekerjasama erat dengan penyelenggara acara 1 Januari itu, namun tidak akan mentolerir ancaman terhadap keamanan publik.

Kwok menuding anak-anak muda telah dimotivasi sedemikian rupa untuk melakukan kejahatan selama aksi protes, termasuk menjatuhkan benda-benda dari atas gedung-gedung apartemen. Namun, ia tidak secara jelas mengungkapkan apakah aksi-aksi itu terkait langsung dengan protes-protes pro-demokrasi.

“Selama akhir pekan, dalam operasi penangkapan, kami menangkap sejumlah besar anak-anak di bawah umur. Sungguh memprihatinkan bahwa para pelaku kejahatan mendorong anak-anak itu untuk melakukan kejahatan," kata Kwok. Ia menambahkan, bahwa sebagaimana tindak kekerasan yang dilakukan anak-anak itu diinspiirasikan guru mereka.

Anak-anak hingga semuda 12 tahun termasuk yang ditangkap dalam aksi-aksi protes gerakan pro-demokrasi di Hong Kong yang berlangsung berlarut-larut. [ab/uh]

Lihat komentar

Recommended

XS
SM
MD
LG