Tautan-tautan Akses

PM Australia akan Umumkan Perombakan Kabinet


Perdana Menteri Australia Scott Morrison di Sydney, Australia. (Foto: Joel Carrett/AAP Image via AP).

Perdana Menteri Australia Scott Morrison akan mengumumkan perubahan kabinet setelah seorang rekan yang tercoreng skandal seks diangkat menjadi wakil perdana menteri, Senin (21/6). Anggota parlemen dalam mitra koalisi junior, Partai Nationals, memilih Barnaby Joyce sebagai pemimpin baru mereka, mendepak Michael McCormack. Sebagai ketua baru Nationals, Joyce menjadi wakil perdana menteri dan berhak atas jabatan Kabinet. Dia akan dilantik pada Selasa (22/6).

Kepada wartawan di Gedung Parlemen, Joyce mengaku bersalah. Ia mengatakan untuk itu ia telah mengundurkan diri sebagaimana mestinya. Sudah tiga tahun ia tidak aktif dalam politik dan kini ia berharap kembali sebagai orang yang lebih baik.

Barnaby Joyce memberikan keterangan kepada media dalam konferensi pers di Gedung Parlemen di Canberra, Australia, Senin, 21 Juni 2021.
Barnaby Joyce memberikan keterangan kepada media dalam konferensi pers di Gedung Parlemen di Canberra, Australia, Senin, 21 Juni 2021.

Joyce diperkirakan akan bernegosiasi dengan Morrison untuk memberi penghargaan kepada pendukung Joyce dengan promosi.

Morrison akan mengadakan pemilihan antara Agustus dan Mei mendatang. Beberapa anggota parlemen pemerintah khawatir bahwa kembalinya Joyce ke Kabinet akan meningkatkan kritik bahwa koalisi konservatif yang berkuasa adalah lingkungan yang tidak nyaman bagi perempuan.

McCormack menjadi pemimpin partai Nationals tiga tahun lalu setelah Joyce mundur karena tuduhan pengusaha Catherine Marriott bahwa dia melecehkannya secara seksual. Joyce membantah tuduhan itu, dan Marriott mengatakan bahwa partai tersebut mengatakan kepadanya bahwa mereka tidak menemukan cukup bukti untuk mendukung laporannya.

Joyce menggambarkan tuduhan itu sebagai pukulan terakhir bagi kepemimpinannya setelah terungkap bahwa ia meninggalkan ibu dari empat putrinya dan akan memiliki anak dengan seorang mantan staf.

Perdana menteri kala itu Malcolm Turnbull menuduh wakilnya membuat "kesalahan penilaian yang mengejutkan" dan melarang menteri-menterinya berhubungan seks dengan staf. Morrison, penerus Turnbull, telah mempertahankan larangan tersebut.

Morrison terakhir mengganti menterinya pada Maret ketika dua menteri yang terlibat skandal seks diturunkan jabatannya. [ka/uh]

XS
SM
MD
LG