Tautan-tautan Akses

PM Armenia Peringatkan Ada Upaya Kudeta setelah Ia Diminta Mundur


Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan di Republic Square, Yerevan, Armenia, 25 Februari 2021.

Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan memperingatkan, Kamis (25/2) tentang upaya kudeta setelah para pejabat tinggi militer meminta agar ia dan pemerintahannya mengundurkan diri.

Permintaan itu datang dari Staf Umum Angkatan Bersenjata Armenia menyusul langkah Pashinyan awal minggu ini yang memecat Wakil Kepala Staf Umum.

Pashinyan bertindak lebih jauh setelah dikeluarkannya pernyataan militer itu, Kamis, dengan memecat Kepala Staf Umum Onik Gasparyan.

Pashinyan dan kelompok-kelompok oposisi sama-sama meminta para pendukung mereka untuk berkumpul di ibu kota Armenia.

Pemimpin oposisi Armenia Vazgen Manukyan berpidato dalam rapat umum untuk menuntut pengunduran diri Perdana Menteri Nikol Pashinyan di Yerevan, Armenia, 25 Februari 2021.
Pemimpin oposisi Armenia Vazgen Manukyan berpidato dalam rapat umum untuk menuntut pengunduran diri Perdana Menteri Nikol Pashinyan di Yerevan, Armenia, 25 Februari 2021.

Sejumlah protes yang menyerukan pengunduran diri Pashinyan berlangsung sejak November lalu ketika ia menandatangani perjanjian damai yang ditengahi Rusia untuk mengakhiri pertempuran selama enam minggu lebih dengan Azerbaijan terkait wilayah Nagorno-Karabakh.

Berdasarkan kesepakatan itu, Azerbaijan mendapatkan kembali kendali atas sebagian besar wilayah Nagorno-Karabakh dan sekitarnya.

Nagorno-Karabakh berada di dalam wilayah Azerbaijan, namun selama lebih dari 25 tahun berada di bawah kendali pasukan etnis Armenia, yang didukung oleh Armenia.

Pashinyan membela perjanjian perdamaian itu yang disebutnya perlu untuk mencegah gerak maju Azerbaijan lebih jauh lagi. [lj/uh]

Recommended

XS
SM
MD
LG