Tautan-tautan Akses

Seorang pilot perempuan Amerika keturunan Afghanistan yang sedang melakukan penerbangan sendirian keliling dunia dalam usaha menginspirasi perempuan muda di seluruh dunia, telah beralih untuk berkunjung ke Afghanistan.

Shaesta Waiz meninggalkan pesawat bermesin tunggalnya di Dubai, Uni Emirat Arab, dan menumpang penerbangan komersial ke Kabul di mana ia tiba Senin malam (10/7). Perempuan berusia 29 tahun itu mengatakan pesawat Beechcraft Bonanza A36-nya tidak cocok untuk terbang di atas pegunungan negara kelahirannya.

Waiz, pilot perempuan pertama dari Afghanistan, memulai penerbangannya di Florida bulan Mei dan sejak itu telah singgah di 11 negara, dan delapan negara lagi untuk menyelesaikan misinya.

Presiden Afghanistan Ashraf Ghani berjabatan tangan dengan pilot AS keturunan Afghanistan Shaesta Waiz di Istana Presiden di Kabul, Afghanistan, 10 Juli 2017.
Presiden Afghanistan Ashraf Ghani berjabatan tangan dengan pilot AS keturunan Afghanistan Shaesta Waiz di Istana Presiden di Kabul, Afghanistan, 10 Juli 2017.

Dia mengatakan tujuannya bukan untuk memecahkan rekor dunia tetapi untuk menginspirasi kaum muda untuk meyakini diri mereka dan mengikuti cita-cita mereka, apapun tantangan yang mereka hadapi. [gp]

Opini Anda

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG