Tautan-tautan Akses

Peternak Ethiopia Musnahkan Ratusan Ribu Anak Ayam Saat Pandemi


Pedagang ayam di pasar Chola, Addis Ababa. (Foto: dok). Para peternak di Ethiopia terpaksa memusnahkan ratusan ribu anak ayam, akibat merosotnya permintaan unggas, dampak pandemi Covid-19.

Pandemi virus corona membuat permintaan unggas merosot. Para peternak di Ethiopia terpaksa memusnahkan ratusan ribu anak ayam, sebagian besar baru berumur sehari.

Peternak Ethiopia telah menyembelih ratusan ribu anak ayam, kebanyakan baru berumur sehari, di saat sektor unggas terimbas dampak buruk merosotnya permintaan yang disebabkan oleh pandemi virus corona.

Belum ada data resmi dari pemerintah, tetapi Dr Fiseha Tesfu, manajer pemasaran di salah satu pemasok unggas terbesar Addis Ababa, EthioChicken, mengatakan perusahaannya memusnahkan 650.000 anak ayam selama lima minggu pada bulan Mei dan Juni.

"Kami bahkan harus mengambil beberapa telur dari tempat penetasan sehingga kami benar-benar bisa memusnahkannya selagi masih berbentuk telur daripada memusnahkan ayam." Tesfu memperkirakan jutaan ayam di seluruh Ethiopia telah dimusnahkan.

Pembatasan untuk mencegah penyebaran Covid-19 telah menghantam keras hotel-hotel di Addis Ababa dengan banyak pengurangan kegiatan atau ditutup sehingga menghilangkan sumber utama permintaan unggas.

Peternak Ethiopia Musnahkan Ratusan Ribu Anak Ayam Saat Pandemi
mohon tunggu

No media source currently available

0:00 0:02:08 0:00

Bantayehu Wolde-Michael, manajer umum Capital Hotel, mengatakan kerugian meluas. "Sebagian besar pemasok kami tidak bekerja sekarang. Mereka sangat terimbas. Contohnya jika kita perhatikan, pemasok produk susu, produk daging, dan sayuran, semuanya terpengaruh. Jika kami tidak bekerja, mereka tidak bisa bergerak."

Gangguan ini berpotensi menimbulkan konsekuensi sosial yang menghancurkan.

Dr Meba Gabriel Estifanos seorang dokter hewan yang juga memiliki sebuah peternakan kecil di Addis Ababa mengatakan sektor unggas mempekerjakan banyak orang dan berbagai kelompok umur di seluruh kawasan Ethiopia dan pekerjaan mereka berhenti total. [my/jm]

Lihat komentar (3)

Forum ini telah ditutup.

Recommended

XS
SM
MD
LG