Tautan-tautan Akses

Perusahaan Kemasan Daur Ulang Berharap Semakin Populer


Dalam foto ilustrasi yang diambil pada Juli 2021 ini tampak peralatan makan yang terkumpul yang biasa digunakan dalam aktivitas sehari hari. (Foto: Katie Workman via AP)
Dalam foto ilustrasi yang diambil pada Juli 2021 ini tampak peralatan makan yang terkumpul yang biasa digunakan dalam aktivitas sehari hari. (Foto: Katie Workman via AP)

Barang-barang kemasan daur ulang seperti wadah es krim anti karat (stainless steel) dan botol sabun dari kaca tampaknya akan semakin banyak didapati di pasar swalayan dan restoran di seluruh dunia.

Loop, sebuah perusahaan yang baru berusia dua tahun yang berfokus mengumpulkan dan membersihkan wadah yang dapat digunakan kembali, kini telah berkembang setelah berhasil melakukan uji coba di beberapa swalayan di Prancis dan Jepang.

Toko Kroger dan Walgreens di AS, Tesco di Inggris dan Woolworths di Australia termasuk di antara toko waralaba yang bermitra dengan Loop untuk menjual kebutuhan pokok rumah tangga dalam wadah yang bisa digunakan kembali.

Restoran cepat saji McDonald's, Burger King dan kedai kopi asal Kanada Tim Hortons juga telah menandatangani kontrak kerja sama dengan perusahaan tersebut.

Secara keseluruhan, menurut Loop, 191 toko dan restoran di seluruh dunia akan menjual produk dalam paket yang bisa digunakan lagi pada kuartal pertama 2022. Jumlah itu naik dari hanya selusin toko di Paris pada akhir 2020.

Pelanggan membayar deposit, mulai dari 15 sen untuk sebotol Coca-Cola hingga $10 untuk wadah anti karat tisu Clorox, di samping harga barang itu sendiri.

Ketika isinya habis, pelanggan dapat mengembalikan wadahnya ke toko dan uang deposit mereka dikembalikan melalui aplikasi Loop.

Loop mengumpulkan wadah, membersihkannya dan mengembalikannya ke produsen untuk diisi ulang. (ps/rs)

XS
SM
MD
LG