Tautan-tautan Akses

Pertempuran Tewaskan Warga Sipil, Sebagian Kashmir Lumpuh


Warga Kashmir yang berunjukrasa terlibat bentrokan dengan serdadu paramiliter India di Srinagar (foto: AP Photo/Mukhtar Khan)

Aksi kekerasan pasukan keamanan dan serangan yang dilakukan oleh kelompok separatis yang menentang kepemimpinan India telah melumpuhkan sebagian Kashmir hari Minggu (16/12), sehari setelah demonstrasi yang berakhir rusuh dan pertempuran yang menewaskan tujuh warga sipil dan empat kombatan.

Polisi bersenjata dan tentara paramiliter dengan peralatan anti huru-hara dikirim ke seluruh kawasan itu untuk mengantisipasi demonstrasi anti-India dan bentrokan yang mungkin terjadi. Toko-toko dan bisnis tutup di sebagian daerah.

Sedikitnya tujuh warga sipil tewas dan lebih dari 30 lainnya luka-luka hari Sabtu (15/12) ketika pasukan pemerintah melepaskan tembakan terhadap para demonstran, menyusul pertempuran sengit yang menewaskan tiga pemberontak dan seorang tentara.

Warga menuduh tentara telah menembaki kerumunan massa dan menewaskan sedikitnya dua warga sipil, termasuk seorang remaja, jauh dari lokasi pertempuran yang sebenarnya. Dalam sebuah pernyataan tertulis, polisi mengatakan menyesalkan pembunuhan itu tetapi para demonstran dinilai “terlalu dekat” dengan lokasi terjadinya pertempuran.

Kelompok separatis yang menolak kedaulatan India atas Kashmir mengatakan pembunuhan itu merupakan bagian dari kebijakan India dan menyerukan tiga hari berkabung, serta penghentian seluruh aktivitas di Kashmir.

Otorita berwenang telah menghentikan layanan kereta api dan membekukan jalur internet dan telpon seluler di Srinagar dan kota-kota yang sedang bergolak lainnya, dan mengurangi kecepatan koneksi di beberapa bagian Lembah Kashmir, strategi yang umum dilakukan pemerintah untuk mencegah meluasnya demonstrasi anti-India, termasuk penyebarluasan informasi dan video demonstrasi oleh warga Kashmir. [em]

Recommended

XS
SM
MD
LG