Tautan-tautan Akses

Pernyataan Kontroversial Pakar Sains India Picu Unjuk Rasa


Orang-orang mengangkat poster untuk berunjuk rasa menentang klaim yang dibuat para pembicara yang mendiskreditkan teori yang dikemukakan oleh Isaac Newton dan Albert Einstein, pada Kongres Sains India ke-106 di Kolkata, India, 7 Januari 2019 (foto: Reuters/Stringer)

Sekelompok pakar sains India mengatakan akan menyaring para pembicara yang tampil dalam pertemuan tahunan mereka secara lebih cermat, setelah beberapa pembicara membuat berbagai pernyataan yang tidak masuk akal ketika menyampaikan kertas kerja mereka.

“Kami telah memutuskan bahwa semua orang, termasuk pakar-pakar sains yang utama, yang ingin berinteraksi dalam Kongres Sains di India, harus mengajukan ringkasan pidato mereka dan tidak diperbolehkan menyimpang dari topik pembicaraan,” kata Sekretaris-Jenderal Kongres Sains India Premendu Mathur.

Pernyataan itu dikeluarkan setelah seorang pembicara dalam kongres sains yang baru berakhir menyatakan keraguannya atas temuan dan pencapaian pakar-pakar sains terkenal seperti Professor Albert Einstein, Sir Isaac Newton dan Professor Stephen Hawking.

Seorang pembicara lainnya yang juga tidak disebutkan namanya, mengatakan orang-orang India zaman dulu sudah punya pesawat terbang dan teknologi misil. Katanya, orang-orang itu bahkan telah mengadakan riset tentang sel induk dan berhasil menciptakan bayi-bayi tabung.

Para pakar sains di sejumlah kota India telah mengadakan demonstrasi sambil membawa poster-poster yang mengecam berbagai pidato dan ceramah yang tidak masuk akal itu.

“Ini sangat merugikan pertumbuhan sains karena berbagai ide yang dibicarakan dalam kongres sains haruslah bisa dibuktikan dan dipertanggung-jawabkan,” kata professor Dhruba Mukhopadhyay. [ii]

Opini Anda

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG