Tautan-tautan Akses

Pertumbuhan Ekonomi di Kawasan Asia Tunjukkan Pelambanan


Pertumbuhan ekonomi Tiongkok yang tinggi diharapkan bisa menyokong pertumbuhan ekonomi yang melamban di kawasan Asia.
Pertumbuhan ekonomi Tiongkok yang tinggi diharapkan bisa menyokong pertumbuhan ekonomi yang melamban di kawasan Asia.

Selagi negara-negara Asia memantau apakah Kongres AS di Washington akan menyetujui rencana kenaikan pagu utang, ada tanda-tanda melambannya pertumbuhan ekonomi di Asia.

Meskipun ada kemacetan perdebatan anggaran di Washington, bursa saham Asia menunjukkan reaksi beragam.

Di Seoul, Menteri Keuangan Bahk Jae-wan, berbicara melalui penerjemah, mengatakan kepada kantor berita Reuters ia mengharapkan Amerika bisa mencari pemecahan sebelum batas akhir penentuan kenaikan pagu utang tanggal 2 Agustus.

Ia mengatakan, “Kita belum berada pada tahap di mana kita perlu mempertimbangkan langkah-langkah seperti menghidupkan lagi currency swap.”

Korea Selatan punya sejumlah besar cadangan valuta asing dalam dolar. Ketika terjadi krisis keuangan global beberapa tahun lalu, Amerika dan negara-negara lain menggunakan pertukaran cadangan valuta asing untuk membantu pemulihan sistem keuangan.

Ada tanda-tanda bahwa gempa dan tsunami di Jepang serta krisis hutang Eropa berdampak buruk pada perekonomian Asia tahun ini.

Di Singapura, produksi industri dan pertumbuhan produk domestik kotor turun setengah persen dalam kuartal kedua tahun ini dibandingkan dengan kuartal pertama yang mencapai lebih dari sembilan persen.

Para ekonom mengatakan ini disebabkan gangguan dalam mata rantai pemasokan global di Jepang setelah gempa bulan Maret. Bank Sentral Jepang minggu ini menurunkan perkiraan pertumbuhan ekonominya akibat gempa itu.

Krisis hutang Eropa dan kinerja perekonomian Amerika yang lemah mengurangi perkiraan ekspor dari Asia. Banyak negara Asia sangat tergantung pada ekspor untuk menunjang pertumbuhan ekonomi.

Brian Redican, ekonom senior pada Bank Macquairie di Australia, mengatakan walaupun pelambanan pertumbuhan ekonomi Singapura merupakan indikator untuk Asia dalam jangka pendek, ia memperkirakan akan ada pemulihan menjelang akhir tahun ini.

“Singapura memang cenderung unggul di antara negara-negara Asia. Kita akan saksikan perkembangan itu tercermin di negara-negara Asia lainnya dalam beberapa bulan mendatang. Tetapi pelambanan perekonomian di Singapura tidak akan terus berlanjut sampai akhir tahun ini. Menjelang Desember Singapura akan pulih lagi dengan cepat dari pelambanan pertumbuhan yang sifatnya sementara ini,” ujarnya.

Redican dan para ekonom lain mengatakan pertumbuhan Tiongkok dan India akan menyokong pertumbuhan negara-negara Asia.

Ada tanda-tanda produksi industri dan investasiTiongkok sedikit melamban, yang menurut sebagian ekonom adalah hal baik karena berarti upaya untuk memangkas inflasi berhasil. Redican mengatakan perkiraan pertumbuhan Tiongkok positif.

Di Thailand, para analis pasar memperkirakan perdana menteri yang baru terpilih, Yingluck Shinawatra, akan menggunakan program-program belanja pemerintah yang baru untuk mendorong pertumbuhan.

Namun, para ekonom mengatakan inflasi dan suku bunga yang tinggi bisa memperkuat mata uang Thailand, tetapi akan mengganggu peningkatan ekspor.

XS
SM
MD
LG