Tautan-tautan Akses

Perdebatan Soal Perjanjian Nuklir Iran Memanas


Presiden Iran Hassan Rouhani saat berpidato di hadapan Sidang ke-73 Majelis Umum PBB, di Markas Besar PBB, New York, 25 September 2018. (Foto: dok).

Pertengkaran diplomatik antara Amerika dan negara lain tentang nasib Perjanjian Nuklir Iran tahun 2015 semakin memanas, sementara Amerika berkemas menggasak Iran dengan sanksi baru.

Amerika keluar dari Perjanjian itu bulan Mei lalu. Lima negara lain dalam perjanjian yaitu Inggris, Perancis, Jerman, China dan Russia ingin menciptakan sistem pembayaran pengganti untuk melangkahi sanksi Amerika. Amerika menanggapi keinginan itu dengan marah dan hari Rabu Presiden Trump menuduh Iran menyebarkan kekacauan, kematian dan kehancuran.

Sementara itu di PBB, Presiden Iran Hassan Rouhani memuji upaya untuk mempertahankan perjanjian itu.

Kemudian ia mengatakan kepada wartawan ‘selama Iran mendapat manfaat yang dijanjikan Iran tetap dalam perjanjian. Namun kalau situasi berubah, Iran punya jalan lain dan solusi lain’. (al)

XS
SM
MD
LG