Tautan-tautan Akses

AS

Penyusup Bersenjata Berusaha Masuki Tempat Tinggal Gulen, Ulama Turki di AS


Pusat retret dan tempat tinggal ulama Turki, Fethullah Gulen, di Saylorsburg, Pennsylvania, AS.

Seorang penyusup bersenjata dikejar hari Rabu (3/10), setelah berusaha memasuki kompleks seorang ulama Turki yang bermukim di Amerika, Fethullah Gulen (77 tahun), yang dituduh oleh Presiden Erdogan mendalangi kudeta 2016 Turki yang gagal, kata organisasi ulama itu.

Sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Aliansi Fethullah Gulen untuk Nilai-Nilai Bersama mengatakan, pria "yang tampaknya dipersenjatai" itu, berusaha memasuki pusat retret kelompok ulama itu di Saylorsburg, Pennsylvania.

"Seorang penjaga bereaksi terhadap situasi dengan tembakan peringatan di udara dan orang itu melarikan diri," tambahnya.

Fethullah Gulen, ulama Turki yang bermukim di AS.
Fethullah Gulen, ulama Turki yang bermukim di AS.

Polisi negara bagian Pennsylvania melakukan pencarian di daerah itu tetapi tidak menemukan terduga penyusup. Sebuah pernyataan polisi mengatakan penyelidikan kini masih berlanjut.

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan menyalahkan Gulen seorang ulama yang pernah dianggap sebagai sekutu, karena terjadinya kudeta 15 Juli 2016 yang menyebabkan 250 orang tewas, tidak termasuk komplotan kudeta.

Turki menginginkan Gulen diekstradisi dari Amerika dan menyatakan ketidaksabarannya atas kegagalan AS untuk menyerahkan Gulen, dan masalah ini menjadi masalah utama dalam hubungan Turki-AS.

Kelompok Gulen menyatakan, upaya penyusupan itu terkait dengan pemerintah Turki, dan mengatakan hal itu terjadi setelah juru bicara Erdogan mengatakan, Turki akan melancarkan "operasi di luar negeri" terhadap Gulen dan pendukungnya.

[ps-jm/lt]

XS
SM
MD
LG