Tautan-tautan Akses

AS

Penutupan Pemerintah AS Berdampak pada FBI


Kantor pusat FBI di Washington DC (foto: ilustrasi).

Agen FBI memiliki pesan untuk politisi AS yang belakangan sibuk bersitegang soal penutupan pemerintah. Mereka mengatakan keamanan finansial adalah juga keamanan nasional.

Dengan ribuan agen FBI akan melewatkan hari Jumat (11/1) ini tanpa gaji mereka, serikat yang mewakili mereka mendesak Kongres dan Gedung Putih untuk segera memperbarui alokasi dana untuk lembaga penegak hukum, mengatakan berkurangnya dana untuk FBI akan membahayakan operasional yang bersifat kritis.

Sementara FBI telah merumahkan sekitar 5.000 karyawan, termasuk analis dan pengacara, FBI telah membuat sebagian besar agen khususnya bekerja di lapangan untuk memastikan operasi penegakan hukum yang bersifat penting terus berlanjut. Agen-agen itu, seperti hampir 400.000 pegawai pemerintah lainnya, diharuskan bekerja tanpa bayaran selama penutupan pemerintah.

Hal Ini memastikan operasi FBI terus berlanjut. Tetapi ketika penutupan, yang dimulai pada 22 Desember lalu, kemungkinan akan berdampak pada operasional dan agen FBI, kata Thomas O'Connor, Presiden Asosiasi para Agen FBI.

Dampak dari penutupan kemungkinan akan berpengaruh bahkan di luar operasi lapangan FBI, kata O'Connor. Agen yang menjalani pemeriksaan latar belakang keuangan rutin yang merupakan bagian dari pemeriksaan keamanan mereka dapat terpengaruh jika mereka melewatkan pembayaran utang akibat tidak mendapatkan gaji mereka Jumat ini.

Selain itu, O'Connor mengatakan, penutupan ini dapat mendorong agen khusus berkualitas untuk mencari pekerjaan yang lebih stabil secara finansial.

Setidaknya dua serikat pekerja yang mewakili pegawai pemerintah telah membawa administrasi Trump ke pengadilan atas penutupan pemerintah tersebut. (rw/al)

Opini Anda

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG