Tautan-tautan Akses

Pengadilan Terhadap Pemimpin Hells Angels Dimulai di Spanyol


Pemimpin geng Hells Angels, warga negara Jerman Frank Hanebuth (tengah), di Pengadilan Nasional San Fernando de Henares, tepat di luar Madrid, Spanyol, Senin, 23 Januari 2023. (Zipi Aragon, foto Pool via AP)
Pemimpin geng Hells Angels, warga negara Jerman Frank Hanebuth (tengah), di Pengadilan Nasional San Fernando de Henares, tepat di luar Madrid, Spanyol, Senin, 23 Januari 2023. (Zipi Aragon, foto Pool via AP)

Pengadilan terhadap pemimpin klub sepeda motor Hells Angels di Eropa dimulai, Senin (23/1), di Madrid, Spanyol. Warga negara Jerman Frank Hanebuth diadili bersama 46 tersangka kolaborator internasional lainnya karena mengoperasikan cabang klub sepeda motor itu di pulau resor Mallorca, Spanyol, yang diduga terlibat dalam kejahatan terorganisir.

Jaksa Spanyol mengupayakan hukuman penjara 13 tahun untuknya atas tuduhan keanggotaan dalam organisasi kriminal, pencucian uang dan kepemilikan senjata api secara ilegal. Mereka juga menuntut denda $4,5 juta (4,2 juta euro) untuk tuduhan pencucian uang.

Sejumlah tersangka anggota terkemuka lainnya juga didakwa menjalankan jaringan prostitusi dan perdagangan narkoba, dan menghadapi ancaman hukuman maksimal 38 tahun penjara.

Pemimpin geng Hells Angels, warga negara Jerman Frank Hanebuth, barisan depan (kiri), di Pengadilan San Fernando de Henares, tepat di luar Madrid, Spanyol, Senin, 23 Januari 2023. (Zipi Aragon, foto Pool via AP)
Pemimpin geng Hells Angels, warga negara Jerman Frank Hanebuth, barisan depan (kiri), di Pengadilan San Fernando de Henares, tepat di luar Madrid, Spanyol, Senin, 23 Januari 2023. (Zipi Aragon, foto Pool via AP)

Menurut dakwaan jaksa, Hells Angels melakukan aktivitas ilegal di Mallorca dari tahun 2009 hingga 2013 di bawah kepemimpinan Hanebuth. Ia diduga menunjuk sejumlah anggota yang kemudian melakukan kejahatan termasuk memeras, memperdagangkan perempuan, memperoleh senjata api ilegal dan merampok tempat-tempat wisata populer.

Para terdakwa tidak membatasi diri mereka untuk hanya mengendarai sepeda motor Harley-Davidsons. Salah satu rekan terdakwa Hanebuth dilaporkan mengendarai Bentley dengan kecepatan 200 kilometer per jam di zona kecepatan 120 kilometer per jam sebelum dihentikan oleh polisi. Sidang diperkirakan akan berlangsung selama beberapa pekan. [ab/uh]

Forum

Recommended

XS
SM
MD
LG