Tautan-tautan Akses

Pengadilan Kamboja Tunda Keputusan Pembebasan Terhadap Mata-Mata Australia


Produser film Australia James Ricketson (tengah) berbicara kepada media di gedung Mahkamah Agung, Phnom Penh, Kamboja, 17 Januari 2018.

Vonis tahanan luar dengan jaminan dalam sebuah kasus spionase Kamboja yang semakin ramai diberitakan terhadap produser film Australia, James Ricketson ditunda, Rabu (17/1) karena sipir penjara terlambat mengantarnya ke pengadilan.

Ricketson, yang didakwa melakukan spionase setelah dilaporkan menerbangkan drone ke salah satu demonstrasi pihak oposisi di Phnom Penh bulan Juni, datang sebentar ke Mahkamah Agung Kamboja hanya untuk diantarkan kembali ke penjara karena beberapa hakim tampaknya saat ini sibuk.

“Transportasinya lamban, dan banyak kasus terjadi di Mahkamah Agung hari ini," jelas salah satu pengacaranya, Peung Yok Hiep.

Ricketson yang gelisah mengatakan kepada wartawan bahwa "Jurnalisme bukanlah spionase" setelah akhirnya tiba dengan menumpang sebuah kendaraan milik penjara.

“Saya berhak atas kebebasan menyatakan pendapat menurut konstitusi Kamboja dan saya percaya pemerintah Australia saya akan membela hak saya atas kebebasan mengutarakan pendapat," ujarnya.

“Untuk negara mana saya melakukan kegiatan mata-mata?" tanya Ricketson.

Warga Australia itu telah didakwa dengan pasal KUHP Kamboja yang melarang pengumpulan berbagai jenis informasi yang berpotensi merugikan negara tersebut karena" anggapan informasi itu diberikan kepada salah satu negara asing" dan diancam dengan hukuman penjara lima sampai sepuluh tahun.

Tidak diperoleh rincian terkait tuduhan jelas terhadap Ricketson, seorang sosok kontroversial yang telah dipuji atas kedermawanannya yang luar biasa bagi para keluarga miskin namun ia juga mengumpulkan banyak musuh dengan melancarkan kampanye terhadap sejumlah ormas yang dia tuduh mengeksploitasi orang miskin.

Penundaan vonis tahanan luar dengan jaminan terhadap pria usia 68 tahun tersebut sampai 31 Januari merupakan kekecewaan bagi keluarga Ricketson, yang prihatin atas kian memburuknya kesehatan dia di dalam penjara Prey Sar, Phnom Penh selama lebih dari tujuh bulan. [mg/is]

XS
SM
MD
LG