Tautan-tautan Akses

AS

Pengadilan AS Tolak Rencana Pemberlakuan Kembali Hukum Mati Federal


Ruang hukuman mati dengan injeksi di Penjara Negara San Quentin State di San Quentin, California, 21 September 2010.

Pengadilan Banding AS telah menggagalkan rencana pemerintahan Presiden Donald Trump untuk memberlakukan kembali eksekusi hukuman mati pemerintah federal minggu depan. Eksekusi hukuman mati sudah tidak diberlakukan selama 16 tahun terakhir.

Panel hakim yang terdiri dari tiga anggota di Pengadilan Banding AS untuk Sirkuit District of Columbia, Senin (12/2), menguatkan putusan yang memblokir rencana pemerintah federal untuk memberlakukan lagi eksekusi.

Departemen Kehakiman AS telah meminta pengadilan untuk mencabut perintah pengadilan yang lebih rendah dan membuka jalan bagi eksekusi federal yang dijadwalkan minggu depan.

Jaksa Agung William Barr mengatakan, jika perlu ia akan membawa kasus ini ke Mahkamah Agung. Barr, yang ditunjuk sebagai Jaksa Agung tahun ini oleh Presiden Donald Trump mengumumkan pada Juli, bahwa ia akan melanjutkan eksekusi federal untuk para terpidana hukuman mati. Lima eksekusi direncanakan dalam beberapa minggu mendatang bagi penjahat yang divonis hukuman mati.

Namun, hakim distrik AS menghentikan rencana itu bulan lalu, setelah sebagian tahanan menentang prosedur eksekusi baru Departemen Kehakiman atas prosedur hukuman mati dengan suntikan (injeksi). [ps/pp]

Lihat komentar

XS
SM
MD
LG