Tautan-tautan Akses

AS

Pendeta Billy Graham, Peroleh Penghargaan Langka di Gedung Kongres AS


Jenazah Pendeta Billy Graham, disemayamkan di Rotunda Gedung Capitol, Washington D.C., untuk memberikan kesempatan bagi Presiden Donald Trump, pejabat dan pejabat tinggi agar dapat memberikan penghormatan terakhir kepada penginjil Amerika yang paling terkenal tersebut, Rabu 28 Februari 2018.

Pendeta Billy Graham mendapatkan penghargaan yang langka dari para pemimpin politik Amerika di bawah Rotunda atau kubah Gedung Kongres Capitol di Washington, D.C.

Jenasah rohaniwan dari negara bagian Carolina, yang mendapat julukan “pendeta Amerika” itu dibaringkan dalam penghormatan hari Rabu dan Kamis di Washington, di mana dia pernah menjadi penasihat rohani para presiden Amerika serta tokoh-tokoh lainnya selama lebih dari 60 tahun. Presiden Donald Trump, Ketua DPR Paul Ryan dan Pemimpin Mayoritas Senat Mitch McConnell termasuk di antara mereka yang melayat.

Presiden AS Donald Trump (kanan) dan Ibu Negara Melania Trump meninggalkan Rotunda Gedung Capitol, Washington DC, setelah memberikan penghormatan bagi almarhum Penginjil Billy Graham, 28 Februari 2018.
Presiden AS Donald Trump (kanan) dan Ibu Negara Melania Trump meninggalkan Rotunda Gedung Capitol, Washington DC, setelah memberikan penghormatan bagi almarhum Penginjil Billy Graham, 28 Februari 2018.

Graham bertemu dengan setiap presiden sejak Harry Truman dan menjadi penasihat rohani sebagian besar mereka. Ketua DPR Paul Ryan mengatakan tidak ada keraguan bahwa Billy Graham akan mendapatkan kehormatan dengan upacara khusus di Gedung Congres Capitol karena ia telah berpengaruh besar pada kehidupan spiritual bangsa Amerika.

Baca juga: Evangelis Amerika Billy Graham Meninggal Pada Usia 99 Tahun

Jenasah Pendeta Billy Graham akan dibaringkan dalam kehormatan hingga Kamis (1/3). Acara kebaktian dan pemakaman dijadwalkan pada hari Jumat (2/3) di kediamannya di kota Charlotte, North Carolina. [lt]

Opini Anda

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG