Tautan-tautan Akses

Pemimpin Kurdi Irak Klaim Kemenangan dalam Referendum Kemerdekaan


Warga Kurdi merayakan dukungan untuk referendum kemerdekaan di Duhok, Irak, 26 September 2017 (foto: REUTERS/Ari Jalal)

Pemimpin Kurdi di Irak Masoud Barzani Selasa menyatakan menang dalam referendum untuk kemerdekaan, dan menyerukan sebuah “dialog” dengan penguasa Irak, yang menampik pemungutan suara ini dan menyatakannya tidak konstitusional.

“Dari pada menakut-nakuti, marilah kita berdialog bagi masa depan lebih baik,” katanya, ditambahkannya, “Perundingan adalah jalur tepat untuk memecahkan masalah, bukan ancaman dan pameran kekuatan.”

Pada Senin, warga Kurdi melakukan referendum yang ditolak oleh pemerintah di Baghdad, negara-negara tetangga Irak, dan juga Amerika.

Sebagai tanggapan, PM Irak Haider al-Abadi mengancam akan melarang semua penerbangan ke dan dari kawasan Kurdi kalau pemimpin-pemimpin disana tidak mengalihkan kendali bandara kepada penguasa federal.

Al-Abadi mengatakan, pihak Kurdi punya waktu sampai Jumat untuk menyerahkan kendali bandara atau larangan terbang akan diberlakukan.

Hasil referendum ini tidak mengikat, namun Barzani mengatakan, dia berharap hasilnya akan mengarah kepada peningkatan dialog antara pihak Kurdi dan pemerintah Irak. [jm]

Opini Anda

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG