Tautan-tautan Akses

Pemimpin Khmer Merah Bantah Bertanggung Jawab atas Kekejaman Kelompok Itu


Khieu Samphan duduk dalam persidangan pada tahun 2013. (Foto: dok).

Satu dari dua pemimpin Khmer Merah Kamboja yang masih hidup telah membantah bertanggung jawab atas kekejaman yang dilakukan kelompok itu.

Mantan presiden Khieu Samphan yang kini berusia 85 tahun, menyampaikan pernyataan akhirnya hari Jumat (23/6) di mahkamah yang didukung PBB di Kamboja.

Ia didakwa melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan dan genosida.

“Istilah ‘pembunuhan’, saya menolaknya dengan tegas,” kata Khieu Samphan. Ia mengatakan ‘gagasan mengenai genosida rakyat Kamboja’ dibuat oleh Vietnam untuk membenarkan alasan invasinya terhadap Kamboja.

Nuon Chea, yang berusia 90 tahun, menghadapi dakwaan yang sama dengan Khieu, tetapi ia tidak hadir di pengadilan hari Jumat karena kesehatannya yang buruk. Ia menyaksikan persidangan dari sel tahanannya.

Mereka adalah dua anggota paling senior Khmer Merah yang masih hidup.

Keduanya menganggap Vietnam bertanggung jawab atas pembunuhan hampir dua juta orang dengan berbagai cara, termasuk membuat kelaparan, penganiayaan serta kelelahan di kamp-kamp kerja paksa. Yang lainnya dipukuli hingga tewas dalam eksekusi massal dalam peristiwa yang kemudian dikenal sebagai “ladang pembantaian.”

Belum jelas benar kapan vonis dalam kasus itu akan dijatuhkan. [uh]

XS
SM
MD
LG