Tautan-tautan Akses

Pemimpin Hamas Nyatakan ada Kesepakatan Rekonsiliasi dengan Fatah


Spanduk raksasa Presiden Palestina Mahmoud Abbas terlihat dipasang di menara apartemen al-Zafer di Kota Gaza, 4 Oktober 2017.(Foto: dok).
Spanduk raksasa Presiden Palestina Mahmoud Abbas terlihat dipasang di menara apartemen al-Zafer di Kota Gaza, 4 Oktober 2017.(Foto: dok).

Faksi Hamas di Palestina menyatakan telah mencapai suatu kesepakatan dengan pesaingnya, Fatah, mengenai rekonsiliasi politiknya.

Pemimpin Fatah Ismail Haniyeh mengeluarkan pernyataan hari Kamis yang menyebutkan kedua pihak telah mencapai suatu kesepakatan setelah pembicaraan dua hari di Kairo yang disponsori oleh Mesir. Haniyeh menyatakan rincian mengenai kesepakatan tersebut akan diumumkan kemudian hari Kamis (12/10) di ibukota Mesir itu.

Seorang juru bicara Fatah mengukuhkan pernyataan itu dalam suatu wawancara dengan kantor berita Perancis AFP.

Perjanjian tersebut menyusul keputusan bulan lalu oleh faksi militan Hamas untuk mengizinkan gerakan Fatah yang dipimpin Presiden Palestina Mahmoud Abbas untuk memulai kembali kontrol atas Gaza. Hamas telah memerintah daerah ini dan dua juta penduduknya sejak 2007, sewaktu terlibat perang saudara singkat dengan Fatah. Kedua pihak setuju utnuk membentuk pemerintah persatuan pada tahun 2014, tetapi Hamas terus memimpin Gaza dengan badan administratifnya.

Israel telah memblokade Gaza selama satu dasawarsa, dan perbatasannya dengan Mesir juga sebagian besar masih tutup dalam beberapa tahun ini, membuat ekonomi Gaza dalam keadaan goyah. [uh/ab]

XS
SM
MD
LG