Tautan-tautan Akses

Pemimpin Catalan, Spanyol Bertekad Majukan Rencana dalam Kebuntuan soal Kemerdekaan


Pemimpin Catalonia Carles Puigdemont di Montjuic Cemetery, Barcelona, Spanyol, 15 Oktober 2017. (Foto: dok).

Pemimpin Catalonia Carles Puigdemont, Kamis (19/10) mengatakan parlemen Catalan akan menyetujui hasil pemungutan suara mengenai kemerdekaan jika pemerintah Spanyol tidak terlibat dalam dialog dan melanjutkan ancaman untuk melucuti otonomi daerah tersebut.

Perdana Menteri Mariano Rajoy menetapkan tenggat Kamis pagi (19/10) bagi Puigdemont untuk mengklarifikasi apakah ia benar-benar telah menyatakan kemerdekaan setelah referendum awal bulan ini.

Puigdemont mengeluarkan deklarasi kemerdekaan simbolis dalam pidatonya pekan lalu, tetapi ia mengatakan menangguhkan langkah resmi apa pun agar dapat melakukan pembicaraan dengan pemerintah di Madrid. Ia menyampaikan sikap terbarunya dalam sepucuk surat hari Kamis, tidak lama sebelum tenggat berakhir.

Kantor Rajoy menanggapinya segera dengan menyatakan berencana mengadakan pertemuan istimewakabinet pada hari Sabtu untuk memulai proses penerapan pasal 155 konstitusi Spanyol, yang memberi pemerintah kewenangan untuk mencabut sebagian atau seluruh otonominya.

Para pemilih di Catalonia mendukung kemerdekaan dalam referendum 1 Oktober lalu, tetapi kurang dari separuh pemilih terdaftar yang ambil bagian dalam referendum itu sementara para penentang memboikot proses tersebut. Pemerintah Rajoy mengesampingkan referendum yang disebutnya ilegal itu. [uh/ab]

XS
SM
MD
LG