Tautan-tautan Akses

AS

Pemilih Illinois Memilih Berdasarkan Isu dan Bukan Asal Usul Kandidat


Suasana di salah satu TPS saat pelaksanaan pemilu di Hinsdale, Illinois, 18 Maret 2014. (Foto: dok).

Sebuah persaingan memperebutkan kursi Kongres Amerika di satu distrik (daerah pemilihan) di Illinois diikuti oleh dua orang Amerika keturunan India. Kandidat dari Partai Demokrat lahir di New Dehli sebelum pindah ke Amerika Serikat sebagai sewaktu bayi.

Lawannya dari Partai Republik berimigrasi ke Amerika lebih dari 20 tahun yang lalu. Tetapi kedua kandidat itu melihat persaingan ini sebagai pertempuran antara dua orang Amerika daripada dua orang keturunan India. Berikut laporan Esha Sarai dari Schaumburg, Illinois.

Di daerah pemilihan atau distrik 8 di Illinois, kandidat Partai Demokrat Raja Krishnamoorthi kini berjuang untuk mempertahankan kursinya pada pemilu paruh waktu tanggal 6 November mendatang. Penantangnya dari Partai Republik, Jitendra “JD” Diganvker, ikut memperebutkan kursi itu. Kedua kandidat sepakat pada satu hal, persaingan itu tidak ada hubungannya dengan asal usul mereka, yakni India.

“Saya tidak memandangnya sebagai persaingan antara orang India lawan orang India. Saya melihatnya sebagai pertarungan antara seorang warga Amerika lawan seorang warga Amerika lainnya,” kata Kandidat Partai Republik Jitendra “JD” Diganvker.

Kedua kandidat berfokus pada isu dan mengatakan demikian pula komunitas mereka.

“Fakta bahwa seseorang yang namanya mungkin sulit diucapkan oleh 90 persen pemilihnya menjadi anggota Kongres yang mewakili mereka itu merupakan pujian bagi konstituen saya,” jelas Kandidat Partai Demokrat Raja Krishnamoorthi.

Sementara itu, Robert Frankel, relawan kampanye Krishnamoorthi berpendapat, “Senator negara bagian kami berasal dari Meksiko. Anggota DPR negara bagian kami dari Puerto Rico. Senator junior kami berlatar belakang Thailand. Jadi, ini artinya kami memilih sesuai tipe orang dan apa yang bisa atau tidak bisa dalakukan oleh orang itu dan bukan oleh alasan lain.”

Para pendukung Partai Republik juga sependapat.

“Semua ini menunjukkan perubahan demografi Amerika dan alasan JD dan saya tertarik pada Partai Republik adalah karena partai ini tidak selalu menilai orang berdasarkan warna kulitnya,” jelas Steve Anderson, manajer kampanye Diganvker.

Pemilih di distrik 8 negara bagian Illinois ini mengatakan kebijakan merupakan prioritas mereka.

Amara Creighton, pemilih di Distrik 8, mengutarakan pendapatnya, “Saya kira yang lebih penting adalah pandangan mereka dan kebijakan mereka. Maksud saya, tidak terlalu penting bagi saya apa latar belakang budaya mereka sepanjang mereka membela kami dan berbuat baik untuk kami.”

Seorang pemilih lain, Michelle Sims, menjelaskan, “Saya tidak peduli mereka adalah orang Amerika keturunan India. Saya hanya berharap siapa pun yang menang akan mendukung dan membantu rakyat.”

Farukh Khan, pemilih lainnya, juga melontarkan pendapatnya, “Kita tidak boleh memandang ras seseorang. Kita harus memilih orang yang lebih peduli dengan kita dam komunitas kita. Saya kira ini bukan soal ras. Hindu atau Muslim tidak masalah.”

Tanggal 6 November nanti, pemilih dari Distrik 8 Illinois akan memilih satu di antara dua kandidat berdasarkan platform atau program-program mereka. [lt]

XS
SM
MD
LG