Tautan-tautan Akses

AS

Pembunuhan Massal di Las Vegas Bukan yang Terbesar di Amerika


Penembakan massal di Las Vegas hari Minggu (1/10) menewaskan sedikitnya 58 orang, namun bukan merupakan pembunuhan massal terbesar di Amerika.

Penembakan massal yang terjadi di kota hiburan dan perjudian Las Vegas, Nevada hari Minggu (1/10) malam dilaporkan oleh pers Amerika sebagai pembunuhan massal terbesar dalam sejarah Amerika.

Namun, menurut majalah ekonomi Fortune, peristiwa yang mengakibatkan kematian 58 orang lebih, dan 500 orang cedera itu bukan yang paling besar di Amerika.

Kata majalah Fortune, tahun 1873 terjadi penembakan massal di Colfax, Louisiana di mana antara 60 sampai 150 orang tewas dalam peristiwa yang kemudian dikenal sebagai Pembantaian di Colfax. Ini terjadi tidak lama setelah berakhirnya Perang Saudara, ketika banyak penduduk kulit putih di bagian selatan Amerika, yang marah karena kalah dalam perang itu, terus berusaha mengekang dan menekan hak-hak para bekas budak kulit hitam.

Tahun 1890, tentara Amerika menembaki perkampungan suku Indian Lakota di kawasan Wounded Knee, di negara bagian Dakota Selatan, menewaskan lebih dari 150 orang, walaupun ada laporan yang mengatakan jumlah korban mencapai 300 orang.

Kemudian, pada tahun 1917 di kota St. Louis, negara bagian Illinois, kira-kira 100 warga kulit hitam dan sembilan warga kulit putih tewas dalam kerusuhan yang dipicu sengketa perburuhan.

Dua tahun kemudian, tahun 1919, kata majalah Fortune lagi, kira-kira 230 warga kulit hitam tewas di bunuh di kota Elaine, negara bagian Arkansas dalam sengketa rasial tentang tanah perkebunan kapas. [ii]

XS
SM
MD
LG