Tautan-tautan Akses

Pemboman di Ibukota Irak Tewaskan 12, Lukai Puluhan


Waga melewati lokasi serangan bom mobil di Baghdad (25/6). (AP/Hadi Mizban)
Waga melewati lokasi serangan bom mobil di Baghdad (25/6). (AP/Hadi Mizban)

Pasukan keamanan telah menangkap Abdel Baqi al-Sadun, seorang asisten Saddam Hussein sebelum ia menjadi buronan karena kasus kekerasan.

Serangkaian serangan yang menarget tempat-tempat umum menewaskan 12 orang di Baghdad, Sabtu (27/6), kata pihak berwenang Irak, sementara perdana menteri mengumumkan penangkapan seorang asisten Saddam Hussein.

Sejumlah pejabat kepolisian mengatakan, sebuah bom mobil meledak sekitar pusat kota hari Sabtu dekat toko-toko yang menjual onderdil kendaraan di bagian tenggara Baghdad, menewaskan lima orang dan melukai 13 lainnya.

Sebuah bom lain meledak dekat sebuah pintu keluar pasar di kawasan pinggiran timur kota itu, menewaskan tiga orang pembelanja dan melukai delapan lainnya.

Polisi juga mengatakan, sebuah bom meledak dekat sederetan toko di kawasan Baiyaa, Baghdad barat, menewaskan dua orang dan melukai 10 lainnya.

Tidak lama kemudian, sebuah bom meledak dekat pasar grosir sayuran dan buah di Baghdad selatan, menewaskan dua orang dan melukai tiga lainnya.

Belum ada kelompok yang mengaku bertanggungjawab, namun hampir setiap hari Irak mengalami serangan yang diklaim dilakukan kelompok ISIS.

Sementara itu, PM Irak Haider al-Abadi mengumumkan Sabtu, pasukan keamanan telah menangkap Abdel Baqi al-Sadun, seorang pejabat senior dari Partai Baath yang kini sudah bubar.

Al-Sadun telah menjadi buronan sejak jatuhnya rezim Saddam Hussein menyusul invasi pimpinan AS pada tahun 2013. Pada era Saddam Hussein, ia memimpin Partai Baath di Irak selatan dan ia diburu pihak berwenang karena perannya dalam menindas pergolakan warga Syiah pada 1991.

XS
SM
MD
LG