Tautan-tautan Akses

PM Pakistan: Pembicaraan dengan Taliban Terancam pasca Serangan Gereja


Warga Kristen Pakistan di kota Karachi melakukan unjuk rasa mengutuk pengeboman gereja di kota Peshawar (24/9).
Warga Kristen Pakistan di kota Karachi melakukan unjuk rasa mengutuk pengeboman gereja di kota Peshawar (24/9).

Protes-protes merebak di Pakistan menentang aksi pengeboman gereja yang menyebabkan puluhan orang tewas dan cedera hari Minggu (22/9).

Rasa terkejut dan marah melanda Pakistan setelah faksi Taliban Pakistan membom gereja Kristen, menewaskan 80 lebih jamaat dan melukai 100 lebih lainnya pada hari Minggu di kota Peshawar, Minggu (22/9). Para pengunjuk rasa turun ke jalan menuntut pemerintah berbuat lebih banyak untuk melindungi kelompok minoritas tersebut.

Serangan bunuh diri ganda itu terjadi kurang dari seminggu setelah Taliban membunuh salah satu komandan tinggi tentara, Jenderal Sanaullah Khan dan dua tentara lainnya dengan sebuah bom pinggir jalan, serangan langka atas militer tingkat tinggi.

Berbicara di London, Perdana Menteri Nawaz Sharif mengatakan serangan terbaru itu mengancam berakhirnya pembicaraan dengan Taliban untuk merundingkan diakhirinya kekerasan di Pakistan .

Nawaz Sharif mengatakan "Pemerintah telah memulai proses perundingan dengan itikad baik , semua partai politik berunding dan memutuskan untuk berbicara dan tidak ada salahnya memulai proses tersebut dengan itikad baik. Sayangnya pemerintah sekarang tidak bisa lagi meneruskannya. "

Tapi Komisi HAM Pakistan mengecam respon pemerintah yang tidak memadai. Tujuan dari serangan itu menurut pernyataan Komisi itu adalah untuk mengacaukan negara . Pakistan seharusnya tidak menanggapi "dengan sikap kurang tegas".

Analis Megha Kumar dari Oxford Analytica, kelompok yang berpusat di Inggris mengatakan situasi keamanan di Pakistan rapuh. Ia mengatakan, pemerintahan sipil harus tegas dalam masalah keamanan dalam negeri.

Selain mendorong perundingan, pemerintah Nawaz Sharif yang terpilih bulan Mei lalu, belum merumuskan kebijakan keamanan nasional yang jelas dan terpadu bagi Pakistan.

Pensiunan Jenderal Talat Masood yang sekarang menjadi analis keamanan, mengatakan ini bisa menyebabkan lebih banyak kekerasan.

Taliban Pakistan memiliki markas kuat di bagian barat laut yang berbatasan dengan Afghanistan, sementara faksi-faksi Taliban beroperasi di provinsi Punjab Timur.

Recommended

XS
SM
MD
LG