Sebuah kelompok pemberontak Chad pada Sabtu (27/8) mengatakan pihaknya telah menewaskan 10 tentara di sebelah utara negara itu. Tapi pemerintah penyebut klaim itu merupakan "berita bohong."
Dewan Komando Militer bagi Keselamatan Republik (CCMSR) mengatakan para tentara telah menyerang pasukannya di distrik Wouri di kawasan Tibesti di utara yang berbatasan dengan Niger dan Libya.
Kelompok itu, yang menolak menandatangani perjanjian perdamaian dengan pemerintah, mengatakan para pejuangnya telah menewaskan 10 tentara dan menangkap delapan lainnya.
Perwakilan pemerintah, Abderaman Koulamallah, memberitahu AFP bahwa sekitar 20 kendaraan pemberontak telah memasuki negara itu dalam sepakan belakangan, tapi "tidak ada pertempuran" dengan pasukan pemerintah.
"Kami memantau area ini dengan pesawat dan mereka telah meninggalkan wilayah Chad beberapa hari yang lalu," katanya. Ia menyebut pernyataan CCMSR sebagai "berita bohong."
Kawasan Tibesti telah mengalami beberapa pemberontakan besar yang terjadi sejak kemerdekaan dari Prancis pada 1960. [vm/ft]
Forum