Tautan-tautan Akses

PBB: Integrasi Bekas Pemberontak Kolombia ke Masyarakat Tidak Lancar


Juliana, seorang perempuan berusia 20 tahun, bekas anggota pemberontak FARC di Antioquia, Kolombia (foto: dok).

Proses mengembalikan pemberontak kiri ke dalam masyarakat Kolombia setelah 50 tahun perang gerilya tidak berjalan lancar, dan hal ini bisa berdampak pada perjanjian perdamaian, kata deputi komisaris tinggi PBB bidang hak asasi manusia Andrew Gilmour hari Jumat (20/10).

Ketika berada di Kolombia pekan lalu ia memperingatkan, jika pemberontak Angkatan Bersenjata Revolusioner Kolombia (FARC) tidak kembali menjadi bagian dari masyarakat maka kemungkinan kuat mereka akan kembali ke sesuatu yang buruk.

Gilmour mengatakan kepada wartawan bahwa ia sudah menyaksikan di Afrika dan tempat lain kalau bekas gerilyawan tidak diintegrasikan ke dalam masyarakat maka perdamaian yang dicapai tidak dapat dipertahankan. [al]

XS
SM
MD
LG