Tautan-tautan Akses

PBB: Bagian Barat Republik Afrika Tengah ‘Bersih’ dari Muslim

Anak-anak warga Muslim diangkut ke truk untuk mengungsi dari Bangui, Republik Afrika Tengah (14/2).
Anak-anak warga Muslim diangkut ke truk untuk mengungsi dari Bangui, Republik Afrika Tengah (14/2).

Pejabat PBB mengatakan kebiadaban, kekejaman dan tiadanya perikemanusiaan di sana sangat mengejutkan.

Komisaris Tinggi badan pengungsi PBB Antonio Guterres mengatakan sebagian besar warga Muslim telah “dibersihkan” di bagian barat Republik Afrika Tengah, sementara ia dan pihak-pihak lain menyerukan bantuan dari Dewan Keamanan.

Guterres mengatakan kepada Dewan Keamanan, Kamis (6/3), bahwa selama delapan tahun menjabat sebagai Komisaris Tinggi, belum pernah ada kunjungan yang membuatnya sedih selain kunjungan ke Republik Afrika Tengah. Ia mengatakan kebiadaban, kekejaman dan tiadanya perikemanusiaan di sana sangat mengejutkan.

Dewan sedang mempertimbangkan apakah akan mengirim pasukan perdamaian beranggotakan 12 ribu orang ke Republik Afrika Tengah, di mana pertempuran antara milisi-milisi Muslim dan Kristen telah menewaskan banyak warga sipil serta membuat ratusan ribu orang kehilangan tempat tinggal dan mengungsi untuk menyelamatkan diri.

Menteri Luar Negeri Republik Afrika Tengah Toussaint Kongo-Doudou mengatakan pemerintahnya akan menyambut baik pasukan PBB. Ia mengatakan kepada Dewan bahwa kelangsungan negaranya bergantung pada kehadiran pasukan perdamaian.

Duta Besar Perancis untuk PBB Gerard Araud mengatakan ia akan mengajukan resolusi mengenai pasukan perdamaian dalam beberapa pekan mendatang dan memperkirakan resolusi itu akan disetujui. Tetapi ia memperkirakan pembicaraan mengenai biaya bagi pasukan semacam itu akan berlangsung alot.

Konflik Sektarian di Republik Afrika Tengah

Seorang anak perempuan melintasi puing-puing rumah warga Muslim yang hancur di Miskine, Bangui (5/3).
1/11 Seorang anak perempuan melintasi puing-puing rumah warga Muslim yang hancur di Miskine, Bangui (5/3).
Puluhan ribu warga di Republik Afrika Tengah mengungsi akibat kekerasan yang terus berlangsung antara kelompok pemberontak Muslim dan kelompok Kristen serta animis.
Seorang pria berdiri di atas puing-puing masjid yang dihancurkan dalam kekerasan sektarian di Miskine, Bangui (5/3).
2/11 Seorang pria berdiri di atas puing-puing masjid yang dihancurkan dalam kekerasan sektarian di Miskine, Bangui (5/3).
Puluhan ribu warga di Republik Afrika Tengah mengungsi akibat kekerasan yang terus berlangsung antara kelompok pemberontak Muslim dan kelompok Kristen serta animis.
Anak-anak bermain dekat pesawat rusak di bagian bandar udara Bangui yang digunakan untuk menampung warga Muslim yang mengungsi dari kekerasan sektarian (4/3).
3/11 Anak-anak bermain dekat pesawat rusak di bagian bandar udara Bangui yang digunakan untuk menampung warga Muslim yang mengungsi dari kekerasan sektarian (4/3).
Puluhan ribu warga di Republik Afrika Tengah mengungsi akibat kekerasan yang terus berlangsung antara kelompok pemberontak Muslim dan kelompok Kristen serta animis.
Warga melewati pos keamanan yang dijaga oleh tentara perdamaian Perancis dan tentara lokal di Bangui (3/3).
4/11 Warga melewati pos keamanan yang dijaga oleh tentara perdamaian Perancis dan tentara lokal di Bangui (3/3).
Puluhan ribu warga di Republik Afrika Tengah mengungsi akibat kekerasan yang terus berlangsung antara kelompok pemberontak Muslim dan kelompok Kristen serta animis.
Seorang perempuan mengangkut barang di atas kepalanya menuju pos keamanan di Bangui (3/3).
5/11 Seorang perempuan mengangkut barang di atas kepalanya menuju pos keamanan di Bangui (3/3).
Puluhan ribu warga di Republik Afrika Tengah mengungsi akibat kekerasan yang terus berlangsung antara kelompok pemberontak Muslim dan kelompok Kristen serta animis.
Warga menjual pakaian di kamp pengungsi di bandar udara internasional Mpoko di Bangui, Republik Afrika Tengah (26/2).
6/11 Warga menjual pakaian di kamp pengungsi di bandar udara internasional Mpoko di Bangui, Republik Afrika Tengah (26/2).
Puluhan ribu warga di Republik Afrika Tengah mengungsi akibat kekerasan yang terus berlangsung antara kelompok pemberontak Muslim dan kelompok Kristen serta animis.
Presiden Perancis Francois Hollande menyalami pasukan Perancis saat tiba di markas operasi militer negaranya di bandar udara M'Poko di Bangui, Republik Afrika Tengah (28/2).
7/11 Presiden Perancis Francois Hollande menyalami pasukan Perancis saat tiba di markas operasi militer negaranya di bandar udara M'Poko di Bangui, Republik Afrika Tengah (28/2).
Puluhan ribu warga di Republik Afrika Tengah mengungsi akibat kekerasan yang terus berlangsung antara kelompok pemberontak Muslim dan kelompok Kristen serta animis.
Polisi memeriksa mobil di pos keamanan distrik PK4 di Bangui (27/2). (AFP/Sia Kambou)
8/11 Polisi memeriksa mobil di pos keamanan distrik PK4 di Bangui (27/2). (AFP/Sia Kambou)
Puluhan ribu warga di Republik Afrika Tengah mengungsi akibat kekerasan yang terus berlangsung antara kelompok pemberontak Muslim dan kelompok Kristen serta animis.
Sebuah keluarga duduk dekat pesawat di kamp pengungsi di bandar udara internasional M'Poko di Bangui (20/2). (Reuters/Luc Gnago)
9/11 Sebuah keluarga duduk dekat pesawat di kamp pengungsi di bandar udara internasional M'Poko di Bangui (20/2). (Reuters/Luc Gnago)
Puluhan ribu warga di Republik Afrika Tengah mengungsi akibat kekerasan yang terus berlangsung antara kelompok pemberontak Muslim dan kelompok Kristen serta animis.
Warga mengungsi dari Bangui menuju Kamerun lewat jalan darat (22/2). Sekitar 28 ribu orang mengungsi dari Republik Afrika Tengah ke negara tetangga Kamerun sejak awal Februari. (AFP/Fred Dufour)
10/11 Warga mengungsi dari Bangui menuju Kamerun lewat jalan darat (22/2). Sekitar 28 ribu orang mengungsi dari Republik Afrika Tengah ke negara tetangga Kamerun sejak awal Februari. (AFP/Fred Dufour)
Puluhan ribu warga di Republik Afrika Tengah mengungsi akibat kekerasan yang terus berlangsung antara kelompok pemberontak Muslim dan kelompok Kristen serta animis.
Warga berdiri di belakang gerbang bandar udara M'Poko di Bangui, melihat makanan dikeluarkan dari pesawat kargo.
11/11 Warga berdiri di belakang gerbang bandar udara M'Poko di Bangui, melihat makanan dikeluarkan dari pesawat kargo.
Puluhan ribu warga di Republik Afrika Tengah mengungsi akibat kekerasan yang terus berlangsung antara kelompok pemberontak Muslim dan kelompok Kristen serta animis.
Previous slide
Next slide
This item is part of
XS
SM
MD
LG