Tautan-tautan Akses

Paus Mohon Masyarakat Internasional Bantu Migran


Paus Fransiskus saat menghadiri audiensi umum mingguan di Aula Paulus VI, Vatikan, 6 Oktober 2021. (Foto: REUTERS/Yara Nardi)
Paus Fransiskus saat menghadiri audiensi umum mingguan di Aula Paulus VI, Vatikan, 6 Oktober 2021. (Foto: REUTERS/Yara Nardi)

Paus Fransiskus pada Minggu (24/10) menyerukan kepada masyarakat internasional untuk memgakhiri praktik memulangkan migran yang diselamatkan di laut ke Libya dan negara-negara tidak aman lainnya di mana mereka menghadapi “aksi kekerasan yang tidak berperikemanusiaan.”

Paus mendesak semua pemimpin negara untuk menemukan solusi konkret guna mengatasi arus migrasi di Laut Tengah.

“Saya menyampaikan rasa kedekatan dengan para migran, pengungsi dan lainnya yang membutuhkan perlindungan di Libya,” ujarnya lirih. Ditambahkannya, “saya tidak pernah melupakan kalian.Saya mendengar tangis kalian dan senantiasa berdoa untuk semua.”

Paus Fransiskus menyampaikan pernyataan itu setelah membaca doa Angelus Minggu, sebagaimana yang biasa dilakukannya di depan jemaat yang berkumpul di Lapangan Santo Petrus.

“Berapa banyak lagi penderitaan yang harus dialami para migran yang dikirim ke negara-negara yang tidak aman itu?” tanya Paus, sebelum membandingkan hal itu dengan sebagian fasilitas tahanan di kamp konsentrasi Nazi.

Kelompok-kelompok HAM telah mengecam keras Italia dan Malta yang meninggalkan para migran di atas kapal yang penuh sesak, sebelum akhirnya mengirim mereka ke pelabuhan yang aman.

Pejabat-pejabat di badan pengungsi dan HAM PBB telah sejak lama mengkritisi kondisi di pusat-pusat tahanan bagi migran di Libya, dan merujuk pada tindakan pemukulan, pemerkosaan dan bentuk-bentuk penyiksaan, serta kekurangan makanan. [em/jm]

XS
SM
MD
LG