Tautan-tautan Akses

Paus: Jangan Samakan Islam dengan Kekerasan


Paus Fransiskus memimpin Misa Kudus di Brzegi, dekat Krakow, Polandia (31/7). (AP/Alik Keplicz)
Paus Fransiskus memimpin Misa Kudus di Brzegi, dekat Krakow, Polandia (31/7). (AP/Alik Keplicz)

Paus mengatakan, "Dalam hampir semua agama selalu ada sekelompok kecil fundamentalis. Dalam agama kita juga ada."

Paus Fransiskus mengatakan hari Minggu (31/7) kepada ratusan ribu orang di Krakow, Polandia agar “meyakini peri kemanusiaan baru” yang tidak menggunakan batas sebagai penghalang dan menolak kebencian satu sama lain.

Paus berbicara di hadapan jemaat, yang datang dari seluruh dunia, di sebuah lapangan besar pada hari terakhir kunjungan lima hari di Polandia selatan.

Di tengah dunia yang didominasi internet, Paus menasihati massa dengan istilah teknologi itu, mengajak mereka agar “mengunduh tautan yang terbaik, yaitu hati yang melihat dan menyebarkan kebaikan tanpa lelah.”

Setelah itu, dalam pesawat menuju Roma, para wartawan bertanya mengapa dia tidak pernah menggunakan kata “Islam” ketika mengecam terorisme.

Paus mengatakan, “Saya rasa tidak benar menyamakan Islam dengan kekerasan. Dalam hampir semua agama selalu ada sekelompok kecil fundamentalis. Dalam agama kita juga ada."

"Apabila saya membicarakan tentang kekerasan Islamis, maka saya harus membicarakan tentang kekerasan Kristen. Setiap hari di surat kabar saya membaca tentang kekerasan di Italia, seseorang membunuh kekasihnya, orang lain membunuh ibu mertua, dan mereka adalah orang-orang Katolik yang dibaptis," ujarnya.

Kunjungan Paus ke Polandia itu juga termasuk persinggahan Sabtu malam di kamp pembantaian Auschwitz dan sebuah gereja di Krakow. Ia mengecam “gelombang terorisme yang menghancurkan” serta peperangan di seluruh dunia. [vm]

XS
SM
MD
LG