Tautan-tautan Akses

Pasangan Jerman-Brazil Berpelukan Lagi Setelah Terpisah Akibat Pandemi


Florian Mehler dan pasangannya, Renata Alves, asal Brazil bertemu kembali setelah terpisah selama enam bulan akibat lockdown untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19) di Bandara Frankfurt, Jerman, 15 Agustus 2020. (Foto: Reuters)

Pasangan Jerman-Brazil yang terpisah akibat pembatasan virus corona telah bertemu kembali. Mereka bertemu kembali setelah Jerman melonggarkan pembatasan bagi pasangan tak menikah yang bisa membuktikan bahwa hubungan mereka sudah terjalin sejak sebelum pandemi.

Florian Mehler, 41, dari Wiesloch dekat Frankfurt, tak bisa bertemu kekasihnya Renata Alves, 40, sejak Alves pulang ke negaranya Brazil pada Januari setelah mengunjungi Mehler di Jerman.

"Kami harus mengurus begitu banyak surat-surat," kata Mehler setelah dia memeluk Alves di bandara Frankfurt. "

Saya bertanya-tanya kenapa pasangan tidak dianggap, mengingat rasa cinta yang kami miliki sama dengan pasangan yang menikah. Tapi dia akhirnya ada di sini."

Sebagian besar perbatasan Uni Eropa tertutup bagi pengunjung non-Uni Eropa sejak Maret, kecuali mereka pekerja esensial atau menikah dengan warga Uni Eropa.

Keputusan Jerman untuk mengijinkan orang-orang masuk dari negara-negara yang dianggap risiko tinggi virus corona, seperti Brazil, untuk menemui pasangan mereka di Jerman, diambil menyusul kampanye media sosial dengan tagar #LoveIsEssential dan #LovelsNotTourism.

Kampanye itu, yang diselenggarakan oleh asosiasi keluarga dan pasangan binasional, juga mengadakan sebuah unjuk rasa kecil di Frankfurt pada 1 Agustus yang dihadiri Mehler.

Alves menjalani tes virus corona di bandara dan akan tinggal di rumah Mehler sampai hasilnya keluar.

"Apabila hasilnya negatif, kami akan jalan-jalan keluar sedikit. Dan mengajaknya ke beberapa bagian Jerman yang belum pernah dia kunjungi," kata Mehler.

Setelah bertemu secara daring setahun lalu, Alves mengunjungi Mehler di Jerman dua kali, dan Mehler mengunjungi Alves di Brazil satu kali. Alves memiliki dokumen-dokumen yang diperlukan untuk pindah ke Jerman dan mencari pekerjaan.

"Negara saya merupakan risiko besar, tapi saya sehat," kata Alves, yang berkomunikasi dengan kekasihnya lewat FaceTime setiap hari ketika mereka terpisah. [vm/pp]

XS
SM
MD
LG