Tautan-tautan Akses

Partai Hijau di Jerman, Perancis, Inggris Rayakan Perolehan Besar dalam Pemilu Eropa


Calon presiden Komisi Eropa, Margrethe Vestager Denmark, memberikan sambutan di Parlemen Eropa, Brussels, Senin, 27 Mei 2019.

Partai-partai Hijau di Jerman, Perancis, Inggris dan negara-negara lain di Eropa merayakan perolehan besar dalam pemilihan untuk mengisi 751 kursi Parlemen Eropa. Perolehan ini diraih di tengah-tengah keprihatinan pemilih mengenai perubahan iklim, yang dinyatakan dalam protes pelajar besar-besaran dalam beberapa bulan ini.

Hasil sementara, Senin (27/5) menunjukkan blok partai-partai Hijau yang cenderung beraliran kiri menduduki peringkat keempat dalam pemilu dengan perolehan 69 kursi, meningkat dari 17 kursi yang diraih dalam pemilu 2014. Jika dikukuhkan, hasil ini akan menempatkan partai Hijau dalam posisi menentukan pada waktu memilih ketua Komisi Eropa mendatang.

Kebangkitan Partai Hijau, dengan sikap mereka yang jelas pro-Uni Eropa, menjadi tandingan bagi partai-partai ekstrem kanan yang anti-migran, yang popularitasnya berkembang di seluruh Eropa dalam beberapa tahun ini.

Sven Giegold, kandidat utama untuk partai Hijau Jerman, mengatakan, siapapun yang menginginkan legitimasi dari pihaknya maupun dari banyak orang yang turun ke jalan-jalan harus menyatakan dukungannya sekarang. Partainya meraih lebih dari 20 persen suara secara nasional, meningkat dari perolehan hampir 10 persen suara pada tahun 2014.

Sven Giegold, kandidat utama Partai Hijau Eropa, menghadiri konferensi pers setelah pemilihan untuk Parlemen Eropa di Berlin, Jerman, Senin, 27 Mei 2019. (Foto AP / Matthias Schrader)
Sven Giegold, kandidat utama Partai Hijau Eropa, menghadiri konferensi pers setelah pemilihan untuk Parlemen Eropa di Berlin, Jerman, Senin, 27 Mei 2019. (Foto AP / Matthias Schrader)

Pergeseran dari partai-partai besar tradisional ke partai Hijau di Jerman terutama nampak jelas di kota-kota besar seperti Berlin, Munich dan Hamburg, dan di kalangan pemilih muda, di mana partai itu mengalahkan lawan-lawannya yang lebih besar di kalangan semua pemilih berusia di bawah 60 tahun, sebut lembaga riset Infratest.

Armin Laschet, gubernur negara bagian paling padat penduduknya di Jerman, North Rhine-Westphalia, dan seorang anggota blok Union berhaluan kanan-tengah pimpinan Kanselir Jerman Angela Merkel menyebut hasil tersebut sebagai suatu sinyal kewaspadaan bagi politik.

Di negara tetangga, Perancis, 25 persen pemilih berusia 18-25 tahun memilih partai Hijau, dibandingkan dengan 15 persen yang memilih partai berhaluan ekstrem kanan National Rally dan 12 persen untuk partai pimpinan Presiden Emmanuel Macron, Republic on the Move, sebut organisasi penyelenggara jajak pendapat Ifop. Secara keseluruhan partai hijau Perancis, EELV, meraih hampir 13,5 persen suara, di peringkat ke-tiga. [uh]

Recommended

XS
SM
MD
LG