Tautan-tautan Akses

Pangkas Bantuan Pengungsi Palestina, Sejumlah Selebriti Kecam Trump


Komisaris Jenderal UNRWA, Pierre Krahenbuhl (tengah) berbicara dalam konferensi pers di sebuah sekolah yang didanai PBB di Gaza City (22/1).
Komisaris Jenderal UNRWA, Pierre Krahenbuhl (tengah) berbicara dalam konferensi pers di sebuah sekolah yang didanai PBB di Gaza City (22/1).

Aktor Hugh Grant dan Viggo Mortensen adalah dua dari lebih 25 selebriti dan tokoh masyarakat yang menyatakan horor terhadap keputusan Presiden Donald Trump memangkas anggaran bagi badan PBB yang mengurusi pengungsi Palestina UNRWA, demikian pernyataan Hoping Foundation hari Kamis (25/1).

“Sasaran sebenarnya dari serangan mematikan ini adalah rakyat Palestina sendiri,’’ ujar kelompok itu dalam sebuah pernyataan bersama. “Keputusan itu diambil dengan tujuan jelas yaitu mempreteli hak-hak mereka (Palestina) dengan mempreteli institusi yang dituduh melindungi mereka.”

Aktris Gilian Anderson, Olivia Wilde, Emma Thompson dan Tilda Swinton adalah beberapa selebriti yang ikut menandatangani kecaman itu.

Kecaman itu dirilis oleh Hoping Foundation, sebuah organisasi yang berkantor di London dan selama ini membantu anak-anak Palestina.

Frustrasi oleh macetnya proses perdamaian Timur Tengah, Trump bulan ini menyalahkan Palestina atas kemacetan itu dan mengancam memangkas bantuan Amerika. Amerika kemudian menangguhkan pembayaran 65 juta dolar kepada UNRWA, badan PBB yang menyediakan layanan pendidikan, kesehatan, dan layanan sosial lain bagi lebih dari lima juta pengungsi Palestina dan keturunan mereka yang tersebar di Timur Tengah.

Ketika berada di Davos hari Kamis, Trump mengatakan Amerika baru akan meloloskan dana bantuan itu kembali jika Palestina kembali ke meja perundingan. Amerika adalah donor tunggal terbesar bagi UNRWA dan badan itu telah melancarkan penggalangan dana secara global guna menutup kekurangan akibat tindakan Amerika itu.

Secara keseluruhan UNRWA membutuhkan ratusan juta dolar dalam satu tahun bagi Palestina. [em/al]

XS
SM
MD
LG