Tautan-tautan Akses

Pameran Penelitian Antartika

Para peneliti dari Northern Illinois University kembali ke laboratorium mereka setelah ekspedisi selama 3 bulan di Ross Ice Shelf, lapisan es apung terbesar di dunia.
Tampilkan selengkapnya

Para ilmuwan yang berangkat dan pulang dari lapangan dengan menggunakan pesawat kargo LC-130 yang bisa mendarat di atas es. Penelitian ini adalah bagian dari proyek WISSARD yang dibiayai oleh National Science Foundation. (Reed Scherer/NIU)
1

Para ilmuwan yang berangkat dan pulang dari lapangan dengan menggunakan pesawat kargo LC-130 yang bisa mendarat di atas es. Penelitian ini adalah bagian dari proyek WISSARD yang dibiayai oleh National Science Foundation. (Reed Scherer/NIU)

Professor geologi Northern Illinois University (NIU) Ross Powell (tengah) mengepalai tim yang beranggotakan 40 orang, termasuk teknisi, mekanik dan operator pengeboran, selain ilmuwan. (WISSARD)
2

Professor geologi Northern Illinois University (NIU) Ross Powell (tengah) mengepalai tim yang beranggotakan 40 orang, termasuk teknisi, mekanik dan operator pengeboran, selain ilmuwan. (WISSARD)

Traktor menarik peralatan dan persediaan 1.000 km dari stasiun McMurdo ke lokasi penelitian, di mana professor geologi NIU Reed Scherer (kiri) dan siswa Jason Coenen memulai proyek. (NIU)
3

Traktor menarik peralatan dan persediaan 1.000 km dari stasiun McMurdo ke lokasi penelitian, di mana professor geologi NIU Reed Scherer (kiri) dan siswa Jason Coenen memulai proyek. (NIU)

Para anggota ekspedisi tidur di tenda dan cuaca di Antartika terdingin, terkering dan paling banyak angin daripada tempat lain di seluruh dunia. (Reed Scherer/NIU)
4

Para anggota ekspedisi tidur di tenda dan cuaca di Antartika terdingin, terkering dan paling banyak angin daripada tempat lain di seluruh dunia. (Reed Scherer/NIU)

Tunjukkan lebih banyak

XS
SM
MD
LG