Tautan-tautan Akses

Palang Merah Imbau Pembebasan Stafnya di Afghanistan


Konvoi kendaraan Palang Merah Internasional (ICRC) di provinsi Ghazni, wilayah barat kota Kabul, Afghanistan (Foto: dok).

Palang Merah Internasional hari Sabtu (18/2) menyerukan pembebasan dengan selamat dan tanpa syarat dua staf Palang Merah yang diculik di Afghanistan bulan ini.

Orang-orang yang diculik tersebut ikut dalam konvoi Palang Merah Internasional yang mengangkut makanan ternak bagi petani miskin di provinsi Jowzjan, Afghanistan utara, tanggal 8 Februari ketika mereka disergap yang kabarnya oleh militan ISIS.

Para penyerang membunuh enam pegawai Palang Merah Internasional kemudian menculik dua lainnya ke lokasi yang tidak diketahui, menurut pejabat keamanan Afghanistan.

Badan amal tersebut sejak itu telah menghentikan operasi kemanusiaan di seluruh negara itu, di mana jutaan orang sangat membutuhkan bantuan karena semakin gencarnya kegiatan pemberontakan yang dipimpin oleh Taliban.

“Kami mengimbau rasa kemanusiaan para penculik dan memohon pembebasan segera dengan selamat dan tanpa syarat rekan-rekan kami dan menghindarkan tindakan apapun yang dapat membahayakan nyawa mereka,” demikian pernyataan kepala keamanan Palang Merah Internasional, Monica Zanarelli.

“Kami tidak ingin kepedihan dan rasa sakit akibat tragedi ini semakin dalam,” katanya menambahkan.

Zanarelli mengimbau kepada pihak berwenang dan kelompok-kelompok bersenjata yang beroperasi di Afghanistan utara untuk membantu pembebasan dengan aman kedua anggota staf Palang Merah Internasional itu. Serangan maut terhadap stafnya tersebut merupakan insiden paling buruk terhadap Palang Merah Internasional di negara itu.

Badan amal tersebut telah aktif dan secara netral membantu korban konflik dengan perawatan medis, bantuan pangan, komunikasi antar anggota keluarga dan penanganan jenazah manusia dengan cara yang hormat selama tiga puluh tahun di Afghanistan.

Pihak berwenang Afghanistan mengatakan mereka telah melakukan usaha untuk menentukan lokasi korban penculikan, sementara Taliban telah memberi indikasi tidak terlibat dalam insiden itu. [gp]

XS
SM
MD
LG