Tautan-tautan Akses

Pakistan, China Desak Dunia Kirim Bantuan Kemanusiaan ke Kabul


Yousuf, yang melarikan diri bersama keluarganya dari rumahnya di Afghanistan timur delapan tahun lalu untuk menghindari perang, duduk bersama anak-anak sementara istrinya membakar plastik saat dia membuat teh, di Kabul, Afghanistan. (Foto: AP//Rahmat Gul)
Yousuf, yang melarikan diri bersama keluarganya dari rumahnya di Afghanistan timur delapan tahun lalu untuk menghindari perang, duduk bersama anak-anak sementara istrinya membakar plastik saat dia membuat teh, di Kabul, Afghanistan. (Foto: AP//Rahmat Gul)

Dalam seruan bersama yang jarang terjadi, pemimpin Pakistan dan pemimpin China, Selasa (26/10), mendesak masyarakat internasional untuk segera mengirim bantuan kemanusiaan dan ekonomi ke Afghanistan.

Sebuah pernyataan pemerintah China mengungkapkan, Perdana Menteri Pakistan Imran Khan dan Presiden China Xi Jinping membahas masalah Afghanistan melalui telepon.

Kedua pemimpin itu kemudian mengeluarkan pernyataan yang menyebutkan bahwa rakyat Afghanistan membutuhkan bantuan internasional untuk meringankan penderitaan mereka, mencegah ketidakstabilan dan membangun kembali negara itu setelah Amerika Serikat mundur dan Taliban merebut kekuasaan sejak Agustus lalu.

Pernyataan bersama tersebut dikeluarkan tidak lama setelah organisasi-organisasi bantuan kemanusiaan mengungkapkan bahwa Afghanistan kekurangan pangan dan obat-obatan, dan kondisi itu akan memburuk dengan segera datangnya musim dingin.

Perkembangan terakhir ini juga terjadi sehari setelah Menteri Luar Negeri China Wang Yi bertemu dengan perwakilan Taliban di Qatar untuk membahas berbagai masalah.

Pakistan dan China adalah sekutu lama. Kedua negara, bersama sejumlah negara lain, telah mengirim bantuan kemanusiaan ke Kabul selama dua bulan terakhir.

Pakistan ingin masyarakat dunia mencairkan aset Afghanistan untuk memungkinkan Kabul menggunakan dananya sendiri untuk mencegah krisis yang semakin dalam.

Saat ini, pemerintah Taliban tidak memiliki akses ke dana cadangan Bank Sentral Afghanistan senilai $9 miliar, yang sebagian besar dipegang oleh Federal Reserve New York. [ab/uh]

XS
SM
MD
LG