Tautan-tautan Akses

Pakistan Akan Bangun Tembok Perbatasan dengan Afghanistan


FILE - Seorang petugas perbatasan Pakistan berjaga dekat tembok perbatasan antara Pakistan dan Afghanistan. (Foto: dok.)

Pakistan mengatakan pihaknya merasa harus membangun pagar sepanjang perbatasannya dengan Afghanistan yang mudah diterobos, sebagian karena kurangnya kerjasama dari pihak berwenang di Kabul.

Daerah perbatasan tersebut telah lama menjadi sumber ketidakstabilan, dimana kelompok-kelompok militan, teroris dan penyelundup menggunakan daerah pegunungan terpencil itu sebagai perlindungan.

Pakistan mengatakan pihaknya sekarang akan melaksanakan peningkatan keamanan secara sepihak di daerah itu, dan juga peningkatan pemantauan pengungsi Afghanistan yang tinggal di Pakistan.

Afghanistan menentang rencana pemagaran itu karena Afghanistan tidak menerima garis perbatasan yang dibuat oleh mantan penguasa penjajahan Inggris di anak benua India tersebut.

Para pemimpin Afghanistan juga menuduh militer Pakistan dan badan intelijen ISInya membantu pemberontak Taliban dan sekutunya jaringan Haqqani yang ditakuti mempertahankan pemberontakan di Afghanistan. Tuduhan itu telah lama mengganggu hubungan bilateral, dan proyek pemagaran perbatasan oleh Islamabad telah memperuncing ketegangan.

Berbicara pada konferensi internasional di Islamabad pekan ini jurubicara Angkatan Darat Pakistan Mayor-Jenderal Asif Ghafoor mengatakan bahwa militer telah menempatkan lebih dari 200 ribu tentara di perbatasan dan mendirikan hampir 1.000 pos penjagaan. Sementara Afghanistan hanya mempunyai lebih dari 200 pos terpencil.

Ini telah membuat sebagian besar dari perbatasan sepanjang hampir 2.600 kilometer itu tidak terkawal, dan membuatnya tidak mungkin mengawasi gerakan lintas-perbatasan illegal, lanjutnya.

“Jadi, karena keharusan, kami tidak punya pilihan lain kecuali melakukan pengelolaan perbatasan secara sepihak. Jadi, apa yang telah kami lakukan adalah bahwa kami telah memulai pembangunan pos-pos perbatasan baru dan benteng-benteng baru di perbatasan. Rata-rata, setiap 1,5 kilometer satu pos perbatasan atau benteng akan dibangun dimana pasukan kami akan ditempatkan,” kata jenderal Pakistan itu menjelaskan. [gp]

Opini Anda

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG