Tautan-tautan Akses

OPEC: Kenaikan Permintaan akan Gerus Kelebihan Cadangan Minyak Mentah


Logo OPEC di depan markas besar OPEC di Wina, Austria. (Foto:dok)

Pengurangan pasokan minyak yang digagas OPEC membantu penyeimbangan kembali pasar minyak mentah global, kata sekretaris jenderal OPEC seperti dilaporkan kantor berita Reuters, Senin (11/9). Kenaikan permintaan sepanjang tahun ini juga akan semakin mengurangi cadangan minyak mentah.

Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan produsen minyak lainnya, termasuk Rusia sedang mengurangi produksi minyaknya sebanyak 1,8 juta barel per hari hingga Maret tahun depan dalam upaya mengurangi kelebihan pasokan dan menaikkan harga.

“Terlihat jelas proses penyeimbangan kembali sedang berjalan, didukung oleh tingginya ketaatan negara-negara anggota OPEC dan partisipasi negara-negara non OPEC, kata Mohammad Barkindo dalam pidatonya.

Barkindo berada di Oxford untuk mengikuti seminar energi. Kelebihan pasokan minyak mulai mengalir dan minyak-minyak yang tersimpan di tangki-tangki penyimpanan mulai berkurang sejak Juni, katanya.

Selain pemotongan produksi, kenaikan permintaan yang mencapai hampir 2 juta barel per hari di paruh kedua tahun ini, dibandingkan paruh pertama akan membantu mengurangi kelebihan pasokan di tangki-tangki penyimpanan.

“Kenaikan permintaan akan membantu pengurangan yang lebih banyak untuk cadangan-cadangan komersial,” kata Burkindo. Para menteri sekarang sedang membicarakan memperpanjang pemotongan produksi hingga paling tidak 3 bulan setelah Maret, sebelum OPEC melakukan pertemuan kembali di bulan November.

Pemotongan produksi membantu mendorong harga minyak mentah naik di atas 58 dolar per barel pada bulan Januari. Namun harga turun lagi menjadi sekitar 54 dolar karena upaya untuk mengurangi kelebihan pasokan berjalan lebih lambat dari yang diperkirakan.

Harga Minyak Stabil

Sementara itu, harga minyak stabil Selasa (12/9) karena para pedagang mempertimbangkan dampak penurunan permintaan akibat Badai Irma versus pengoperasian kembali kilang-kilang minyak yang akan memproses lebih banyak minyak mentah.

Kontrak berjangka Brent, yang menjadi acuan internasional, turun 4 sen atau 0.07 persen dari penutupan sebelumnya menjadi 53.80 dolar per barel pada 0655 GMT.

Kontrak berjangka minyak Amerika, West Texas Intermediate, turun 3 sen atau 0.06 persen menjadi 48.04 dolar per barel.[fw/au]

XS
SM
MD
LG