Tautan-tautan Akses

AS

New York Perluas Mandat Vaksin COVID untuk Anak dan Sektor Swasta


Seorang pria turun dari bus vaksinasi di klinik vaksin keliling NYC di Midtown Manhattan, Senin, 6 Desember 2021.Wali Kota Bill de Blasio mewajibkan semua pengusaha Kota New York untuk mewajibkan karyawan mereka vaksin COVID-19, paling lambat 27 Desember (Foto AP/Mary Altaffer)

New York mengeluarkan mandat baru terkait COVID-19 dan mulai berlaku Selasa (14/12), tepat setahun setelah perawat unit perawatan intensif (ICU) kota itu, Sandra Lindsay, menerima dosis vaksin Pfizer yang baru disetujui pada 14 Desember tahun lalu, menjadi penduduk Amerika yang pertama diinokulasi.

Anak-anak usia lima hingga 11 tahun harus mendapatkan setidaknya satu dosis sebelum 14 Desember dan mereka yang berusia 12 tahun ke atas harus divaksinasi penuh pada 27 Desember untuk memasuki restoran dan berpartisipasi dalam kegiatan ekstrakurikuler sekolah, seperti olahraga, band, dan tarian.

Kota terpadat di Amerika itu juga menetapkan tenggat 27 Desember untuk 184.000 bisnis dalam wilayah kota itu, agar membuat karyawan mereka menunjukkan bukti bahwa mereka telah divaksinasi. Wali Kota New York Bill de Blasio, Senin (13/12) mengatakan, "Hingga hari ini di Kota New York, 90 persen orang dewasa Kota New York telah menerima setidaknya satu dosis. Sekarang kami akan terus mendorong untuk membuat semua orang mendapatkan dosis kedua mereka, booster mereka, supaya angka 90 persen itu naik lebih tinggi, untuk menjangkau warga New York termuda. Dan mandat itu akan membantu kita menyatukan semua bagian ini dan melakukan sesuatu yang transenden."

Sandra Lindsay, (kiri), perawat di Long Island Jewish Medical Center, disuntik dengan vaksin Pfizer COVID-19 oleh Dr. Michelle Chester, di Queens, New York, 14 Desember 2020.
Sandra Lindsay, (kiri), perawat di Long Island Jewish Medical Center, disuntik dengan vaksin Pfizer COVID-19 oleh Dr. Michelle Chester, di Queens, New York, 14 Desember 2020.

Untuk orang dewasa New York, angka 90 persen itu berada di atas rata-rata tingkat nasional 84,3 persen yang dilaporkan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit.

Mandat tersebut berarti bahwa banyak anak muda, atau orang tua mereka, perlu mendapatkan suntikan untuk bisa makan di luar atau berpartisipasi dalam kegiatan selepas jam pelajaran sekolah. Hanya sekitar 31 persen penduduk New York yang berusia 5 hingga 12 tahun telah menerima setidaknya satu dosis dan hanya 19 persen yang telah divaksinasi penuh, menurut situs web kota tersebut.

Wali Kota New York Bill de Blasio mengatakan, "Sudah waktunya untuk mandat dalam hal pekerjaan mereka karena itu akan membuat mereka tetap aman, keluarga mereka aman, komunitas mereka aman, tempat kerja mereka aman dan seluruh kota aman."

Antrean warga untuk tes COVID-19 di Times Square, New York, Senin, 13 Desember 2021.
Antrean warga untuk tes COVID-19 di Times Square, New York, Senin, 13 Desember 2021.

Lebih lanjut de Blasion mengatakan kalau orang melakukan mandat itu, semua kecuali orang yang paling ideologis, dan itu adalah bagian yang sangat kecil dari masyarakat, mandat adalah hal yang membuat orang melewati garis finis, hal yang membuat mereka divaksinasi, hal yang membuat orang tetap aman. Ia menjelaskan bahwa mandat itu perlu karena dibutuhkan lebih banyak orang yang divaksinasi agar aman.

“Jika Anda belum divaksinasi atau jika anak Anda belum divaksinasi atau Anda belum mendapatkan booster, tidak ada hari yang lebih baik daripada hari ini. Lakukan itu untuk dirimu sendiri, keluargamu dan kotamu," jelasnya.

Meningkatnya penularan di negara bagian itu mendorong Gubernur New York Kathy Hochul untuk sementara menerapkan kembali keharusan memakai masker di dalam bisnis dan tempat-tempat yang tidak memerlukan bukti vaksinasi. [ka/uh]

XS
SM
MD
LG