Tautan-tautan Akses

Militer: Banyak Pemberontak Tewas dalam Perebutan Kota Palma, Mozambik


Orang-orang menunggu teman dan kerabat karena kapal yang membawa lebih dari 1.000 orang melarikan diri dari serangan yang diklaim oleh pemberontak terkait ISIS di kota Palma, Mozambik, 1 April 2021. (Foto: Reuters)
Orang-orang menunggu teman dan kerabat karena kapal yang membawa lebih dari 1.000 orang melarikan diri dari serangan yang diklaim oleh pemberontak terkait ISIS di kota Palma, Mozambik, 1 April 2021. (Foto: Reuters)

Banyak pemberontak ditembak mati oleh pasukan Mozambik dalam operasi perebutan kota Palma, yang sebelumnya jatuh ke tangan kelompok ekstremis, setelah sebuah serangan berdarah pada 24 Maret, kata militer Minggu (4/4).

“Belum usai ... tapi teroris dalam jumlah besar telah ditembak,” kata komandan operasi di Palma, Chongo Vidigal, kepada para wartawan.

Sebelas hari lalu, beberapa kelompok bersenjata menyerang kota pelabuhan yang strategis itu lewat penyerbuan yang terukur. Serangan itu terjadi hanya beberapa kilometer dari sebuah proyek gas alam cair senilai miliaran euro yang dipimpin oleh perusahaan Perancis, Total.

Gambar-gambar pertama pasca serangan di kota berpenduduk 75 ribu orang itu disiarkan di TV lokal. Video itu memperlihatkan beberapa mayat tergeletak di jalan-jalan, rumah-rumah hancur dan beberapa kendaraan hangus. Beberapa warga sipil terlihat mengumpulkan makanan.

Serangan itu, yang diklaim oleh ISIS, menewaskan puluhan warga sipil, polisi dan tentara. Jumlah pasti korban belum diketahui.

Perusahaan Perancis, Total, telah mengevakuasi para pegawainya dari lokasi di Semenanjung Afungi dan proyeknya kini terhenti.

Selama beberapa hari, para tentara telah berusaha merebut kembali Palma, yang jatuh ke tangan pemberontak pada 26 Maret lewat sebuah serangan yang sangat besar. [vm/ft]

Recommended

XS
SM
MD
LG