Tautan-tautan Akses

Merkel Tinjau Lokasi Banjir, Korban Melebihi 190


Kanselir Jerman Angela Merkel dan pemimpin negara bagian Rhineland-Palatinate, Malu Dreyer, berbincang dengan warga saat mengunjungi wilayah yang diterjang banjir di negara bagian itu, Minggu, 18 Juli 2021. (Foto: Christof Stache Pool/via Reuters)

Kanselir Jerman Angela Merkel pada Minggu (18/7) mengatakan dia sangat ngeri dengan kehancuran akibat banjir di Jerman barat, sementara jumlah korban tewas di Jerman dan Belgia melebihi 190, dengan puluhan orang masih hilang.

Pemimpin veteran itu mengatakan, seperti dilansir kantor berita AFP, bahwa dunia harus meningkatkan upaya untuk mengatasi krisis iklim, karena pemanasan global menyebabkan cuaca ekstrem lebih sering terjadi.

"Kita harus melakukannya segera," katanya. "Kita harus cepat dalam perang melawan perubahan iklim."

Merkel berjalan kaki meninjau desa Schuld di negara bagian Rhineland-Palatinate, satu dari dua kawasan yang paling parah terdampak banjir di Jerman barat.

Dia mendengarkan penuturan warga di mana sungai Ahr meluap, menyapu rumah-rumah dan menyisakan tumpukan kotoran di jalan-jalan.

Merkel, yang akan pensiun dari politik setelah pemilu September, menggambarkan kerusakan itu sebagai sesuatu yang "tak terbayangkan" dan berjanji akan memberikan bantuan segera untuk pembangunan kembali.

"Mengejutkan -- tidak ada bahasa Jerman yang dapat menggambarkan kehancuran yang terjadi,” katanya.

Polisi mengatakan sedikitnya 160 orang telah tewas sejak Rabu (14/7) dalam banjir Jerman yang paling buruk dalam ingatan. [vm/jm]

Recommended

XS
SM
MD
LG