Tautan-tautan Akses

Menteri Luar Negeri Perancis Bertemu Pemimpin Baru Sudan


Perdana Menteri Sudan Abdalla Hamdok berjabat tangan dengan Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Yves Le Drian selama pertemuan mereka di Khartoum, Sudan, 16 September 2019. (Foto: Reuters)
Perdana Menteri Sudan Abdalla Hamdok berjabat tangan dengan Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Yves Le Drian selama pertemuan mereka di Khartoum, Sudan, 16 September 2019. (Foto: Reuters)

Menteri luar negeri Perancis, Senin (16/9) mengatakan negaranya akan mendukung para pemimpin baru Sudan dalam upaya untuk mencapai perdamaian dengan kelompok-kelompok pemberontak. Perancis juga siap bekerja sama untuk mengakhiri status internasional negara Afrika itu yang terkucil.

Jean-Yves Le Drian mendarat di ibu kota Sudan, Khartoum, beberapa minggu setelah pembentukan pemerintahan sipil pertama sejak militer menggulingkan mantan Presiden Omar al-Bashir pada bulan April.

Ia adalah diplomat senior barat kedua yang mengunjungi Sudan bulan ini, dan mengadakan pembicaraan dengan Perdana Menteri Abdalla Hamdok dan Jenderal Abdel-Fattah Burhan, Ketua Dewan Kedaulatan yang baru diangkat, serta para pemimpin demonstrasi.

Selama konferensi pers bersama menteri luar negeri perempuan pertama Sudan, Asmaa Abdalla, Le Drian mengatakan Perancis akan menyediakan AS$66 juta bagi Sudan untuk mendukung transisi demokratisnya, 15 juta di antaranya akan dibayarkan segera. [my/pp]

XS
SM
MD
LG