Tautan-tautan Akses

Massa di Teheran Berkabung untuk Jenderal Soleimani


Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dan Presiden Hassan Rouhani berdoa di dekat jenazah Mayjen Iran Qassem Soleiman dan komandan militan Irak Abu Mahdi al-Muhandis yang terbunuh akibat serangan udara AS, di Teheran, Iran, 6 Januari 2020. (Foto: kantor Khamenei/REUTERS)

Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei memimpin doa hari Senin (6/1) untuk Qassem Soleimani sementara ratusan ribu orang berkumpul di Teheran untuk meratapi jenderal senior Iran itu.

Beberapa hari setelah serangan udara Amerika menewaskan Soleimani ketika ia berada dalam konvoi di negara tetangga Irak, pemimpin tertinggi itu didampingi oleh Presiden Hassan Rouhani dan para pejabat Iran lainnya ketika mereka memberikan penghormatan dalam upacara yang disiarkan melalui televisi pemerintah.

Prosesi besar pada hari Senin (6/1) ini berlangsung menyusul prosesi serupa pada hari Minggu (5/1) di kota Ahvaz di Iran barat daya di mana massa yang berpakaian serba hitam berteriak-teriak sambil memukul-mukul dada mereka sebagai penghormatan kepada Soleimani. Iran menetapkan hari berkabung nasional selama tiga hari sebelum pemakaman Soleimani di kota kelahirannya di Kerman, pada Selasa.

Sebagai kepala Pasukan Quds, Soleimani yang berusia 62 tahun membantu mengatur operasi intelijen dan militer Iran di luar negeri. Dia terbunuh dalam serangan udara Amerika, kemungkinan besar dengan pesawat nirawak, ketika sedang dalam perjalanan dalam konvoi anggota milisi Irak yang didukung oleh Iran setelah meninggalkan bandara Baghdad pada dini hari 3 Januari. Serangan itu secara substansial meningkatkan ketegangan antara Washington dan Teheran.

Presiden Amerika Donald Trump mengatakan ia memerintahkan serangan terhadap Soleimani karena komandan Iran itu telah mengatur berbagai serangan terhadap pasukan dan fasilitas Amerika dan Irak dan bahwa ia merencanakan aksi-aksi teror lebih lanjut. [lt/ab]

Lihat komentar (1)

XS
SM
MD
LG