Tautan-tautan Akses

Mantan Panglima Perang Liberia Dukung George Weah Jadi Presiden


Prince Johnson pada saat melakukan kampanye sebagai calon presiden di desa Demeh di Bomi County, Liberia, 14 September 2011. Mantan panglima perang ini mendukung pencalonan George Weah sebagai presiden Liberia dalam pemilihan presiden putaran kedua bulan depan.

Mantan panglima perang Liberia dan sekarang senator, Prince Johnson, mendukung mantan bintang sepak bola George Weah dalam pemilihan Presiden Liberia putaran kedua bulan depan.

"Saya menghimbau kepada pendukung saya untuk bergabung dengan saya mendukung George Manneh Weah untuk jabatan presiden," kata Johnson pada sebuah konferensi pers di Monrovia, Kamis (26/10).

Dukungan Johnson akan membantu Weah mengungguli kandidat lainnya, tapi masih kurang dari suara mayoritas yang dibutuhkan langsung memenangkan pemilihan. Weah memenangkan 38,4 persen suara dalam pemilu putaran pertama awal bulan ini.

Pada 7 November, Weah akan berhadapan dengan Wakil Presiden Joseph Boakai, yang memenangkan 28,8 persen suara pada pemilu 10 Oktober lalu.

Johnson dikenal di seluruh dunia melalui sebuah video yang menunjukkan dia minum bir sementara anak buahnya menyiksa Presiden Samuel Doe sampai mati tahun 1990. Sejak saat itu dia menjadi seorang pengabar injil dan politisi.

Pengumuman tersebut menyusul pertarungan politik selama dua minggu, di mana dua calon presiden terunggul pada pemilu putaran pertama bulan Oktober berusaha mendapatkan dukungan dari 18 kandidat lainnya.

Weah lebih dikenal sebagai bintang klub sepak bola Italia dan Prancis selama 1990an. Dia membutuhkan dukungan tambahan karena dia tidak memiliki pengalaman politik dan tidak memiliki kebijakan yang jelas untuk mengentaskan kemiskinan yang meluas dan kurangnya pembangunan. [my/al]

XS
SM
MD
LG