Tautan-tautan Akses

AS

Mantan Direktur FBI Comey, Kecam Trump dan Partai Republik


Mantan Direktur FBI James Comey, di Capitol Hill Washington, 17 Desember 2018.

Mantan direktur FBI James Comey, Senin (17/12) mengecam Presiden Amerika Donald Trump karena berkata “bohong” dan merongrong supremasi hukum.

“Reputasi FBI telah mendapat pukulan besar karena presiden Amerika Serikat, dengan para pembantunya, telah berbohong mengenai hal itu terus menerus. Karena didera kebohongan itu, banyak orang baik yang mempercayai omong kosong itu,” kata Comey kepada wartawan setelah ia bersaksi di hadapan Komisi Kehakiman dan Komisi Pengawasan DPR.

Comey mengatakan para anggota DPR kembali berfokus pada bagaimana FBI menangani penyelidikannya atas penggunaan email pribadi Hillary Clinton sewaktu menjabat menteri luar negeri.

“Ini ketika presiden Amerika berbohong mengenai FBI, menyerang FBI dan menyerang supremasi hukum di negara ini. Bagaimana ini bisa masuk akal?,” kata Comey.

Ia juga mengecam partai Republik, menyatakan mereka terlalu takut untuk menentang Trump dan para pendukungnya. “Partai Republik dulu memahami bahwa tindakan seorang presiden itu penting, kata-kata presiden penting, penegakan hukum dan kebenaran penting. Di mana para anggota Republik yang seperti itu sekarang ini.”

Suatu saat, ujar Comey, seseorang harus bangkit dan dalam menghadapi ketakutan akan Fox News dan ketakutan akan basis mereka, dan ketakutan akan cuitan yang kejam, harus membela nilai-nilai negara ini dan tidak diam-diam pensiun.

Sekretaris Pers Gedung Putih Sarah Huckabee Sanders menanggapi melalui cuitan Twitter Senin malam dengan menyatakan, “Anggota partai Republik harus bangkit melawan Comey dan korupsinya yang luar biasa besar.”

“Presiden telah berjasa kepada negara dengan memecatnya dan mengungkap kecurangan yang ia lakukan tanpa tahu malu,” tulis.

Trump memecat Comey pada Mei 2017 setelah ia menolak bersumpah setia kepada presiden dan mengakhiri penyelidikan kantor penyidik khusus mengenai kemungkinan kolusi antara tim kampanye Trump dan Rusia.

Pemecatan Comey merupakan salah satu hal yang diselidiki penyidik khusus Robert Mueller. [uh]

XS
SM
MD
LG