Tautan-tautan Akses

Mantan CEO Nissan Ghosn Hadapi Tuduhan Baru


Pemimpin perusahaan Nissan Carlos Ghosn (sekarang mantan), saat memberi keterangan kepada media di Yokohama, dekat Tokyo, 11 Mei 2012. (Foto: dok).

Mantan pemimpin perusahaan Nissan Carlos Ghosn menghadapi dua dakwaan baru terkait pelanggaran keuangan.

Menurut pengacaranya, jaksa Jepang menuduh Ghosn melanggar kepercayaan karena untuk sementara mengalihkan kerugian investasi pribadinya ke Nissan pada tahun 2008. Tuduhan kedua berasal dari dugaan bahwa ia melaporkan kompensasi lebih rendah daripada yang diterimanya selama tiga tahun, dari 2015 hingga 2017.

Dalam pernyataannya, Nissan menyebutkan, “Nissan sama sekali tidak membiarkan pelanggaran seperti itu dan menyerukan hukuman berat.”

Dua tuduhan itu adalah yang terbaru dalam daftar masalah hukum Ghosn.

Ia ditahan pada November lalu karena dicurigai bersekongkol untuk melaporkan pendapatan yang lebih rendah daripada yang sebenarnya ia terima hingga sekitar 50 persen, antara tahun 2010 dan 2015.

Pada Desember lalu, ia menghadapi serangkaian tuduhan baru dari para jaksa Jepang, yang menuduh ia memanipulasi Nissan agar menanggung biaya kerugian 16 juta dolar investasi pribadinya. Menurut jaksa Tokyo, Ghosn diduga mentransfer transaksi pribadinya ke Nissan untuk menghindari pembayaran 16 juta dolar.

Ghosn telah dipecat dari Nissan dan perusahaan aliansinya, Mitsubishi.

Akan tetapi ia masih tetap menjadi CEO pada mitra aliansi Nissan, Renault. [uh]

Opini Anda

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG