Tautan-tautan Akses

Mahathir Merasa Masih Mampu Pimpin Malaysia


Mantan orang yang paling berpengaruh di Malaysia, Mahathir Mohamad berpidato di hadapan komunitas lokal di Langkawi, Malaysia, 27 April 2018. (AP Photo/Vincent Thian, File).

Mantan pemimpin Malaysia Mahathir Mohamad membuat kejutan. Ia tidak diundang ke sebuah forum yang memperdebatkan apakah ia dengan usianya yang sudah di atas 90 tahun terlalu tua untuk menjadi perdana menteri, namun ia muncul.

“Kalau kesehatan yang jadi pertimbangan, saya belum uzur, “ katanya di hadapan mereka yang hadir dalam acara debat itu. Ia kemudian duduk di barisan kursi depan dan mengunggah cuitan melalui Twitter yang mengatakan: “Saya di sini. Katakan langsung di hadapan saya.”

Aksi Mahathir ini sempat mengejutkan hadirin. Banyak di antara mereka yang hadir berdiri dan mengambil fotonya.

Meski demikian banyak juga yang menyatakan tidak terkejut. Selama lebih dari dua dekade pemerintahannya, ia dikenal tidak suka menghindari pihak oposisi yang mengonfrontasinya secara agresif. Pada usianya yang telah 92 tahun, semangat politiknya masih tak tergoyahkan.

Yang berbeda pada perjuangan politik tahun ini adalah, lawan politik Matahir bukanlah orang-orang dari masa lalu yang dengan mudah dibungkam dan dipenjarakannya. Ia kini bertukar posisi.

Meninggalkan masa pensiunnya, ia berusaha menyatukan pihak oposisi yang berusaha mengakhiri bekas partainya yang telah berkuasa selama 60 tahun dan mendongkel anak didiknya, Najib Rajak, dari jabatan perdana menteri pada pemilu 9 Mei mendatang. [ab/uh]

Recommended

XS
SM
MD
LG