Tautan-tautan Akses

Mahasiswi Ilmu Komputer Berjaya di Universitas di California

  • Mike O’Sullivan

Para mahasiswi ilmu komputer dalam kelas di Harvey Mudd College di California.

Untuk pertama kalinya, Harvey Mudd College di California memiliki mayoritas lulusan perempuan tahun lalu.

Di sebuah lab komputer di Harvey Mudd College di California, sebuah robot kecil melakukan gerakan luwes tai chi, latihan meditasi China. Mahasiswi Jane Wu membuat kode instruksi dari komputer di dekatnya, menunjukkan kepada pengunjung bentuk sederhana robotik dan intelijen artifisial.

Wu adalah mahasiswi tahun ketiga jurusan matematika dan ilmu komputer di universitas itu, yang memimpin dalam menarik perempuan ke bidang teknologi tinggi.

"Saya kira momennya untuk saya adalah waktu kuliah robotik tahun pertama, yang disebut Kendaraan Otonom," ujarnya mengenai keputusannya untuk mengejar karir ilmu komputer. "Dan di kelas itu kita harus membuat robot mandiri dari awal."

Jane Wu, Wu adalah mahasiswi tahun ketiga jurusan matematika dan ilmu komputer di Harvey Mudd College.
Jane Wu, Wu adalah mahasiswi tahun ketiga jurusan matematika dan ilmu komputer di Harvey Mudd College.

Harvey Mudd College, dengan hanya 800 mahasiswa, yang fokus pada teknik, dan merupakan bagian dari kelompok lembaga pendidikan The Claremont Colleges, di pinggiran timur kota Los Angeles. Universitas itu mendapat namanya dari seorang insinyur pertambangan yang membantu mendirikan sekolah itu.

Sekolah itu merombak program ilmu komputernya 10 tahun lalu untuk membuat disiplin itu tidak terlalu mengintimidasi mereka yang hanya memiliki sedikit latar belakang dalam koputer.

Upaya itu membuahkan hasil: tahun lalu, lebih dari setengah lulusan ilmu komputer adalah perempuan. Para mahasiswi itu awalnya ditempatkan di jalur akademis berdasarkan pengetahuan komputer mereka untuk mengurangi faktor intimidasi. Banyak di antaranya kemudian memahami bahwa ilmu komputer adalah "disiplin intelektual yang indah," ujar profesor Ran Libeskind-Hadas, “tapi juga berguna dan praktis."

'Coding'

Kuliah pengenalan komputer, yang wajib untuk semua mahasiswa, memicu ketertarikan mahasiswi tingkat akhir Veronica Rivera, yang mengambil jurusan ilmu komputer dan matematika.

"Itu mata kuliah yang sangat berimbang," ujarnya, "dan saya kira para dosen juga sangat bagus dalam memastikan semua orang merasa nyaman, tidak peduli kemampuan mereka dalam coding (pengkodean komputer)."

Rivera ingin mengembangkan aplikasi komputer untuk membantu orang-orang yang memiliki keterbatasan motorik.

Perempuan merupakan para 'coders' yang menonjol pada era awal komputer ketika Grace Hopper, yang kemudian menjadi laksamana muda Angkatan Laut, membantu menciptakan bahasa-bahasa pemrograman, ujar Jim Boerkoel, asisten dosen yang mengawasi laboratorium robotik.

"Ia [Grace Hopper] adalah coder pertama," ujar Boerkoel. “Baru pada dekade-dekade berikutnya, pada 1980an dan 90an, permainan komputer dan ide pemrograman komputer dipasarkan secara berlebihan terhadap anak laki-laki, bukannya anak perempuan."

Ahli Teknologi Perempuan

Di Harvey Mudd, beberapa mahasiswi yang belajar teknik menemukan pemrograman komputer, dan setiap tahun, puluhan mahasiswi menghadiri acara Grace Hopper Celebration of Women in Computing, konferensi terbesar di dunia untuk ahli teknologi perempuan.

"Dengan coding, saya cuma perlu komputer, bahasa pemrograman, dan saya menciptakan hampir semua hal yang saya inginkan," ujar mahasiswi ilmu komputer Emilia Reed, yang membantu menciptakan aplikasi komputer untuk meningkatkan produktivitas pekerja dan mahasiswa.

mahasiswi ilmu komputer Emilia Reed, yang membantu menciptakan aplikasi komputer untuk meningkatkan produktivitas pekerja dan mahasiswa.
mahasiswi ilmu komputer Emilia Reed, yang membantu menciptakan aplikasi komputer untuk meningkatkan produktivitas pekerja dan mahasiswa.

Magang kerja di industri merupakan bagian dari pelatihan, dan mahasiswi tahun ketiga Samantha Andow akan magang di Microsoft di Redmond, Washington, tahun ini.

"Saya sangat bersemangat untuk melihat semua masalah ilmu koputer saat ini," ujarnya.

Komputer merupakan bagian integral untuk semua wilayah kehidupan, dan bidang ini memerlukan orang-orang terbaik dan paling cerdas, ujar Maria Klawe, presiden Harvey Mudd.

“Jika kita tidak mendorong komunitas yang lebih beragam ke dalam bidang teknologi," ujarnya, "kita tidak akan mendapatkan solusi yang lebih baik, kemajuan yang lebih besar yang kita perlukan untuk masalah-masalah yang dihadapi dunia, apakah itu perubahan iklim atau pendidikan, biaya kesehatan."

Klawe mengatakan tantangan hari ini memerlukan kreativitas dari orang-orang yang beragam, dan bidang ini memerlukan lebih banyak perempuan dan minoritas -- keduanya masih tidak terwakili dalam industri teknologi tinggi -- sebagai programmer di masa depan. [hd]

XS
SM
MD
LG