Tautan-tautan Akses

Leonardo Da Vinci, Pemikir dengan Bakat Berlipat


Salah satu lukisan Leonardo da Vinci "Lady with an Ermine" dipamerkan di sebuah museum di Berlin, Jerman (24/8).
Salah satu lukisan Leonardo da Vinci "Lady with an Ermine" dipamerkan di sebuah museum di Berlin, Jerman (24/8).

Paling terkenal dengan lukisannya, 'Monalisa,' seniman kelahiran Italia ini adalah juga seorang ahli matematika, ilmuwan, perancang bangunan, insinyur dan penemu.

Sebuah museum di Berlin, Rabu, membuka pameran baru yang menampilkan mahakarya Leonardo da Vinci, "Lady with an Ermine".

Leonardo da Vinci sering dijuluki sebagai "Pemikir Terbesar di Dunia." Ia memulai karirnya sebagai seorang seniman. Tapi, minatnya terhadap dunia di sekelilingnya telah mendorong Leonardo untuk belajar musik, matematika, ilmu pengetahuan, teknik dan rancang bangunan. Berbagai ide dan temuannya ternyata jauh lebih maju beberapa abad ke depan.

Leonardo da Vinci lahir hampir 600 tahun yang lalu. Salah satu lukisannya lain yang paling terkenal, selain "Monalisa" adalah "Vitruvian Man." "Vitruvian Man" adalah sketsa detail tubuh manusia yang digambar di tengah-tengah persegi empat dan lingkaran. Lengan pria tersebut terentang dan kakinya berada di dua posisi, menunjukkan seberapa jauh rentang geraknya. Lengan dan kakinya menyentuh pinggiran dari segi empat dan lingkaran itu.

Dalam sketsa itu Leonardo mempertimbangkan ukuran tubuh manusia dan hubungannya dengan geometri dan tulisan-tulisan dari perancang bangunan Romawi kuno Vitruvius.

Lukisan karya Leonardo da Vinci paling terkenal, Mona Lisa, yang kini disimpan di Museum Louvre, Paris.
Lukisan karya Leonardo da Vinci paling terkenal, Mona Lisa, yang kini disimpan di Museum Louvre, Paris.

Leonardo da Vinci menghabiskan hidupnya dengan belajar dan mengamati sekitarnya untuk mengembangkan pemahaman ilmiah tentang dunia. Ia menulis pikiran dan ide-ide proyeknya dalam sebuah buku catatan kecil atau notebook. Dia membuat gambar-gambar dan menjelaskannya dengan catatan yang rinci.

Dalam notebook itu, ia menulis kata-katanya secara terbalik. Beberapa ahli mengatakan ia menulis dengan cara itu karena ingin merahasiakan temuannya. Tetapi ahli lainnya mengatakan ia menulis dengan cara itu karena ia kidal dan menulis terbalik lebih mudah dan menjaga agar tinta tidak menyebar.

Buku-buku catatan itu menunjukkan ide-ide yang sangat modern. Leonardo merancang senjata, mesin, robot, dan berbagai perangkat teknik lainnya. Ketika penyakit menular menyebar di Milan, Leonardo merancang sebuah kota yang akan membantu melindungi penyebaran penyakit.

Ia juga merancang peralatan yang membantu orang-orang untuk memanjat dinding, dan alat terbang bagi manusia. Ia merancang versi awal mesin-mesin modern seperti tank dan helikopter. Hanya sedikit rancangan-rancangan itu sempat menjadi kenyataan dalam masa hidupnya. Hal ini menunjukkan pandangannya yang sangat maju.

XS
SM
MD
LG