Tautan-tautan Akses

Lembaga Nirlaba Israel Bertekad Ulangi Misi Pendaratan ke Bulan


Mereka yang bertanggung jawab untuk misi wahana angkasa Israel, Beresheet, tampak dalam ruang kendali di Yahud, Israel, 11 April 2019 (courtesy: Space IL/Handout via Reuters)
Mereka yang bertanggung jawab untuk misi wahana angkasa Israel, Beresheet, tampak dalam ruang kendali di Yahud, Israel, 11 April 2019 (courtesy: Space IL/Handout via Reuters)

Perusahaa rintisan asal Israel yang berada di belakang misi pendaratan ke bulan yang gagal pekan lalu telah bertekad untuk meneruskan misi pendaratan wahana angkasa di bulan yang dibiayai oleh pihak swasta.

Morris Kahn, miliarder Israel dan kepala eksekutif SpaceIL, lembaga nirlaba yang menjalankan misi pendaratan ke bulan yang gagal, mengatakan ia telah membentuk gugus tugas yang terdiri dari para insinyur dan penyandang dana yang akan memproduksi satu lagi wahana angkasa. Ia menyebut misi yang baru itu sebuah pelajaran kegigihan untuk “generasi muda.”

SpaceIL menegaskan hari senin bahwa para awak akan berkumpul dalam pekan-pekan mendatang untuk memikirkan cara untuk mengatasi berbagai kendala teknis yang menyebabkan kegagalan pada misi pertama, sementara tetap menjaga agar upaya ini tetap dapat berjalan cepat dan murah.

Kegagalan ini mengakhiri upaya ambisius yang telah berlangsung selama delapan tahun untuk menjadikan Israel negara keempat yang berhasil mendarat di bulan. [ww/fw]

XS
SM
MD
LG